Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Dudi Gardesi menuturkan pihaknya tengah memonitoring dan memperbaiki pompa air yang terdampak akibat terendam banjir.
Menurutnya, sebanyak 76 pompa stasioner yang tersebar di 40 rumah pompa mengalami kerusakan.
"Yang rusak ada 76 unit, di antaranya itu 49 unit pompa rusak karena terendam banjir di 27 rumah pompa. Sedangkan, sisanya rusak karena kinerja pompa terlalu over saat banjir kemarin. Jadi ada yang listriknya mati dan macam-macam (kerusakan)," jelas Dudi saat dihubungi, Kamis (9/1).
Baca juga: BNPB Minta Warga Jabodetabek Waspadai Cuaca Ekstrem
Ada pun total pompa stasioner yang dimiliki DKI Jakarta ialah mencapai 478 unit di 176 lokasi rumah pompa. Sebagian pompa air tengah diperiksa fungsinya dan ada yang sudah diperbaiki. Hal ITU dilakukan semata untuk mengantisipasi banjir yang akan datang.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memprediksi hujan deras akan kembali mengguyur Jakarta pada 9-12 Januari 2020.
"Sekarang kami monitoring dan memperbaiki pompa yang kemarin terdampak karena terendam banjir. Yang rusak diperbaiki semua. Karena banyak pompa yang terendam. Diperbaiki supaya di waktu genting sudah bisa baik lagi," tutur Dudi.
"Ini antisipasi gerakan banjir saja. Petugas saja yang kami siapkan, dan kantong pasir serta bronjong kalau ada banjir atau jebol serta meluap. Itu yang kami lakukan agar tidak terlalu parah," tandas Dudi. (OL-2)
Polisi menyelidiki kasus pencurian kabel pompa penanganan banjir di Kali Sekretaris, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, yang terjadi pada Rabu.
Desa Nansean yang dikelilingi perbukitan selama ini menghadapi kesulitan besar dalam memperoleh air bersih.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto, menyebut telah mengerahkan seluruh pompa yang dimiliki untuk mempercepat penyurutan air banjir
Seratus lebih mesin pompa air baik permanen maupun portable dengan kapasitas besar, diharapkan dapat beroperasi secara maksimal saat terjadi hujan lebat dan ada gejala banjir.
Banjir sebelumnya merendam jalur Pantura Kaligawe-Terboyo, Kota Semarang juga mulai surut sehingga membuat arus lalu lintas di ruas jalan nasional itu kembali lancar.
Hal itu burtujuan untuk menciptakan solusi berkelanjutan terkait distribusi air bersih yang tetap stabil utamanya di wilayah-wilayah dengan tekanan air rendah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved