Kamis 02 Januari 2020, 20:59 WIB

Presiden Sebut Banjir Jakarta Karena Sampah, Anies: Tidak

Putri Annisa Yuliani | Megapolitan
Presiden Sebut Banjir Jakarta Karena Sampah, Anies: Tidak

Dok. MI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut banjir diakibatkan oleh sampah.

Menurutnya banjir kali ini disebabnya banyak faktor dan bukan hanya satu faktor saja. Hal itu disampaikannya saat meninjau lokasi banjir di Kampung Pulo, Jakarta Timur Kamis (2/1) sore.

Ia mencontohkan kawasan Bandara Halim Perdanakusuma yang dilanda banjir hingga stop operasi.

"Halim tidak banyak sampah tapi bandara banjir sampai tidak berfungsi. Apa ada sampah di Halim? Rasanya tidak," kata Anies.

Penyebab banjir menurutnya di tiap wilayah berbeda-beda. Ia pun akan mengumpulkan data komprehensif mengenai penyebab banjir di tiap wilayah agar dapat mencari solusinya dengan tepat.

Salah satu data yang akan menjadi indikator ialah prakiraan BMKG. Anies menyebut titik-titik yang saat ini banjir telah sebelumnya diprediksikan oleh BMKG akan mengalami hujan yang ekstrim.

"Kita harus cek lagi seperti apa kondisi perwilayah yang banjir. Karena kalau kita lihat titik yang banjir dan titik yang diprediksi BMKG itu simetris. Di peta BMKG di situ volume hujannya tinggi, di situ ada banjir," tutur Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itupun menegaskan tidak akan bicara banyak saat ini terhadap penanganan banjir dan fokus pada penanganan korban banjir.

"Sesudah ini beres kita duduk kumpulkan data yang lengkap dan berbicara obyektif apa saja faktornya yang berkontribusi dan di daerah mana. Karena kontributornya bervariasi ada yang kontribusi karena hujan saja, karena ukuran saluran, karena faktor-faktor yang lain. Ini bukan single variable problem," tukasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyebut banjir di Jabodetabek terjadi di antaranya karena kerusakan ekosistem dan sampah.(OL-4)

Baca Juga

Antara/Hafidz Muabrak A

Wagub DKI Minta Masyarakat Laporkan Kafe yang Langgar PSBB

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 02 Maret 2021, 02:40 WIB
Seperti diketahui, pemerintah menetapkan jam operasional kafe, restoran, dan tempat makan hanya boleh buka sampai pukul 21:00...
Dok. TangCity

Pelaku Ekonomi di Tangerang Sambut Baik Vaksinasi Covid-19

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Selasa 02 Maret 2021, 01:56 WIB
Sebanyak 1.000 dosis vaksin diberikan kepada pedagang dan tenaga pelayanan publik dalam momen vaksinasi...
MI/VICKY GUSTIAWAN

DKI Diminta Belajar ke Singapura Soal Penertiban Tempat Nongkrong

👤Rahmatul Fajri 🕔Senin 01 Maret 2021, 22:15 WIB
Di Singapura, semua area tempat hiburan malam terdapat cctv untuk memantau aktivitas dan rekaman dari pengunjung yang disimpan setidaknya...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya