Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
JIKA program pemilahan sampah digerakkan seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bisa menghemat hingga Rp1 miliar per hari. Penghematan tersebut berasal dari berkurangnya jumlah pengangkutan sampah ke TPST Bantargebang.
“Pengurangan ini di hulu bukan di hilir, sehingga beban pengangkutan sampah berkurang. Ini bisa menghemat biaya peng-angkutan mencapai Rp1 miliar per hari karena volume yang diangkut berkurang dan pengolahan di hilir berkurang juga,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam agenda pengarahan pengelolaan sampah bersama SKPD/UKPD dan BUMD di Kantor Dinas Pendidikan, Senin (30/12).
Untuk mencapai target tersebut, Anies menetapkan mulai Januari 2020 seluruh kantor Pemprov DKI, termasuk kantor pemerintahan, sekolah negeri, dan kantor BUMD DKI, wajib mendirikan bank sampah serta melakukan pemilahan sampah.
“Semua kepala-kepala kantor pastikan ini berjalan. Ini milestone 2020, tahun perubahan pengelolaan sampah di Jakarta. Tahun depan, seluruh kantor Pemerintah Jakarta bisa mengatakan bahwa kantor kita ramah lingkungan,” katanya.
Anies menegaskan Jakarta tidak boleh menjadi contoh polluter terbesar di belahan selatan dunia. “Oleh karena itu, perubahan mindset sangat diperlukan. Tidak semua sisa konsumsi adalah sampah, tetapi bahan untuk proses selanjutnya. Prinsip 3R (reduce, reuse, dan recycle) harus ditumbuhkan ke masyarakat,” jelas Anies.
Ingub No 107 Tahun 2019 mewajibkan instansi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta di antaranya untuk melakukan pengurangan dan pemilahan sampah.
Ingub itu juga mengatur kewajiban memilah sampah di lingkungan pemerintah daerah menjadi tujuh jenis, yaitu sampah organik, sampah kertas, sampah elektronik, sampah bahan berbahaya dan beracun, sampah plastik, sampah logam, dan residu.
Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Andono Warih, komposisi sampah warga Jakarta yang dikirim dari TPS-TPS ke TPST Bantargebang terdiri atas berbagai jenis sampah organik (59%) dan sampah anorganik (18%). “Jika pengurangan sampah dari sumbernya--yaitu kita sendiri--berjalan dengan baik, dapat berpotensi mengurangi berat sampah ke TPST Bantargebang lebih dari 50%,” katanya.
Andono mengatakan, pemilahan merupakan tahap penting sehingga sampah dapat dimanfaatkan kembali. Sampah organik diolah menjadi kompos dan sampah anorganik ditabung untuk diolah di industri daur ulang. Hanya residu yang berakhir di TPA.
Pergub pengurangan sampah plastik
Pemprov DKI Jakarta akhirnya memiliki peraturan gubernur (pergub) pengurangan sampah plastik.
“Baru saja disahkan. Sedang proses penomoran hari ini,” kata Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yogi Ikhwan kepada Media Indonesia, Senin (30/12).
Pergub itu akan melarang penggunaan plastik belanja sekali pakai dan diganti dengan kantung belanja ramah lingkungan. Kantung plastik sekali pakai hanya diperbolehkan untuk barang pangan mentah yang basah dan tidak memiliki pembungkus sama sekali.
Sanksi yang dapat dikenakan bagi penjual yang masih menggunakan plastik belanja sekali pakai dalam rancangan pergub ialah denda Rp5 juta hingga pencabutan izin usaha. (J-2)
Longsor BantargebangĀ di Zona 4A tidak hanya melumpuhkan operasional, tetapi juga menelan korban jiwa di tengah kondisi kapasitas lahan yang sudah kritis.
Di tengah kondisi TPST Bantargebang yang kian kritis, Jakarta masih mengirimkan hingga 8.000 ton sampah setiap harinya, memicu risiko bencana lingkungan yang lebih besar.
LongsorĀ Bantargebang Maret 2026 menelan korban jiwa. Greenpeace desak Pemprov DKI Jakarta evaluasi total tata kelola sampah dan perlindungan pemulung.
Menteri LH Hanif Faisol pastikan tersangka kasus longsor TPST Bantargebang ditetapkan segera. Penyelidikan sasar pejabat pengelola sejak 2013.
BNPB peringatkan risiko longsor susulan di TPST Bantargebang akibat hujan deras. Simak update pencarian korban dan daftar nama korban meninggal dunia di sini.
ANGGOTA Komisi B DPRD DKI Jakarta Francine Widjojo mendesak Pemprov DKI Jakarta melakukan terobosan dalam pengelolaan sampah Jakarta, menyusul insiden longsor Bantargebang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved