Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta telah menyampaikan pagu anggaran Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) sebesar Rp17,5 triliun.
Yang menarik, dalam pembahasan rapat RAPBD, Sabtu (7/12) lalu, Komisi E meminta Dinas Sosial DKI untuk menganggarkan lebih kegiatan belanja alat bantu penunjang fisik disabilitas.
"Kalau memang masih ada dana yang sekiranya tidak efektif atau tidak mendesak, maka kita geser dana itu untuk menunjang alat fisik disabilitas,” ujar Ketua Komisi E DPRD DKI, Iman Satria, dari keterangan tertulis, di Jakarta, Senin (9/12).
Diberitakan sebelumnya, Dinas Sosial DKI menganggarkan Rp972,6 juta untuk kegiatan belanja alat bantu penunjang fisik disabilitas, dengan rincian pengadaan sebanyak 215 unit hearing aid, 23 low vision, dan 23 kaki palsu.
Baca juga: Jaksa dan Pelajar Deklarasi Antikorupsi di Depok
Iman mengatakan, jumlah tersebut masih sangat jauh untuk memenuhi kebutuhan disabilitas.
"Kami rasa jumlah segitu sangat kecil ya, jadi nanti kita usahakan untuk pergeseran dana," tandas Iman.
Selain itu, Komisi E juga sepakati anggaran pengadaan tenda untuk para pengungsi yang terdampak bencana di Jakarta.
Komisi E hanya menyepakati anggaran pengadaan tenda untuk 30 unit saja dengan harga per unit Rp16 juta yang diajukan oleh Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda Provinsi DKI. (OL-1)
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Bapenda telah menelusuri faktor penyebab anjloknya penerimaan BPHTB.
BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah hingga akhir Januari 2026.
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved