Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMACETAN parah yang sering terjadi di pertigaan Metland Transyogi, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dikeluhkan banyak warga. Apalagi pada jam-jam sibuk pergi dan pulang kantor, kemacetan bisa mengular hingga 1 kilometer baik dari arah Cileungsi maupun arah Jonggol.
Parahnya, ketika kemacetan terjadi, petugas keamanan mengalihkan jalur untuk masuk ke perumahan Metland Transyogi, memutar hingga bundaran McDonald's. Alih-alih memperlancar lalu lintas, rekayasa itu malah memperparah kemacetan.
"Belum lagi pengaturan lalu lintas yang sering dipasrahkan kepada 'Pak Ogah', di mana petugas sekuriti pengembang seolah lepas tanggung jawab, membuat kami harus menghadapi kemacetan yang parah," ujar Waskito, warga Jonggol, Senin (2/12).
Menurut Waskito, akibat kemacetan tersebut, waktu tempuh pengguna jalan menjadi lebih lama 30 hingga 45 menit. Belum lagi, pemakaian bahan bakar kendaraan pun menjadi boros. Kejadian ini dialami hampir setiap hari. Untuk itu, dia meminta pengembang mencari solusi pengaturan jalan, dan menempatkan petugasnya, terutama pada jam-jam sibuk.
Dia juga berharap perhatian Pemkab Bogor terhadap masalah ini. Sebab, jalur Cibubur-Jonggol (Transyogi) hingga Cianjur merupakan jalur ekonomi yang banyak dimanfaatkan untuk lalu lintas bagi permukiman, distribusi komoditas pertanian dan manufaktur yang menggerakkan perekonomian di Kabupaten Bogor.
Senada dengan Waskito, Hermawan, warga Cileungsi yang bekerja kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, mengatakan, pertigaan Metland Tranyogi merupakan urat nadi lalu lintas bagi warga Bogor. Namun, lokasi itu menjadi titik kemacetan yang merugikan banyak warga permukiman di sekitar Cileungsi–Jonggol.
"Macet kendaraan di jalan itu bisa mencapai 1 km tanpa solusi yang jelas sampai saat ini. Kadang cuma ditangani oleh warga. Tapi itu tidak banyak membantu," kata Hermawan.
Baca juga: 653 Kendaraan Ditilang akibat Melintas di Jalur Sepeda
Menurut dia, hal itu sudah banyak dikeluhkan warga yang menggunakan jalur Transyogi. Karena itu, Hermawan meminta pengembang Metland Transyogi memprioritaskan penanganan kemacetan ini.
"Jalur lalu lintas Cibubur-Jonggol memang sangat padat karena di samping banyak perumahan skala besar yang dibangun di kawasan itu, juga dilewati oleh truk-truk besar sebagai sarana transportasi dari proses kegiatan produksi di pabrik-pabrik yang banyak berkembang di kawasan tersebut," katanya.
Hermawan mengaku merasakan cukup terganggu dengan kemacetan di pertigaan Metland Transyogi tersebut, sehingga cukup melelahkan dan banyak waktu yang terbuang.
Dia juga mengharapkan Pemkab Bogor dengan kepolisian memberikan perhatian serius untuk menangani masalah kemacetan di titik tersebut.
"Ini sangat menganggu dari sisi produktivitas warga yang menggunakan jalur tersebut. Jadi pemerintah harusnya menangani persoalan kemacetan tersebut," ujarnya.
Koridor Cibubur-Jonggol-Cianjur merupakan kawasan pengembangan properti, khususnya perumahan yang banyak diincar oleh pengembang-pengembang besar. Hal itu karena cadangan lahan yang relatif luas tersedia di kawasan itu dengan harga yang masih murah.
Di samping pengembang kecil, banyak pengembang besar yang masuk ke kawasan ini, seperti Ciputra Group, Metropolitan Land, Suryamas Dutamakmur, Kalindo Land, serta pengembang besar lainnya. (OL-1)
Adapun peresmian taman tersebut juga turut dihadiri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
Penyediaan layanan air bersih yang memadai menjadi syarat mendasar jika Jakarta ingin benar-benar bertransformasi menjadi kota global.
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Josephine Simanjuntak mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan keikusertaan warga dalam mengatasi permasalahan tersebut.
PRESIDEN Prabowo Subianto memanggil Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo,dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ratas di istana
Banjir dengan ketinggian air hingga 60 cm membuat kolong tersebut tidak dapat dilalui kendaraan.
Meski terjadi kenaikan harga cabai merah kriting, namun Pramono berupaya agar harga bahan pokok tersebut bisa tetap terjaga.
Tol Japek II Selatan akan dibuka fungsional mulai 15 Maret 2026 untuk urai macet di KM 66. Cek rute dan kesiapan jalurnya di sini.
Jasa Marga prediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 jatuh pada 18 Maret dengan 3,5 juta kendaraan. Simak titik macet dan kebijakan WFA dari pemerintah.
Kondisi ini memicu antrean kendaraan yang mengular panjang, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
MRT Timur-Barat Fase 2 Kembangan-Balaraja dibidik jadi solusi kemacetan dua arah Jakarta-Banten. Pemprov dan 8 pengembang mulai kajian TOD lintas wilayah.
SEBANYAK 109 tiang monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta akan dibongkar. Dinas Bina Marga DKI Jakarta berharap pembongkaran tiang monorel itu dapat memecah kemacetan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta tidak mengabaikan aspek sosialisasi kepada masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved