Jumat 22 November 2019, 19:25 WIB

Pergub Jalur Sepeda Berlaku, Warga Berharap Ada Sosialisasi

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Pergub Jalur Sepeda Berlaku, Warga Berharap Ada Sosialisasi

ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA
Sejumlah pengendara sepeda motor melanggar jalur sepeda di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (22/11/2019).

 

PERATURAN Gubernur DKI No 128 tahun 2019 tentang Jalur Sepeda mulai diundangkan pada 20 November lalu. Sanksi tegas bagi para pengendara angkutan bermotor yang menyerobot jalur pun menanti.

Erwin 28, warga Depok, Jawa Barat yang kerap melintas di Jalan Raya Fatmawati berharap ada sosialisasi terkait jalur sepeda serta sanksinya.

"Ya saya harap ada sosialisasinya. Sama seperti saat ganjil genap kan ada sosialisasi. Untuk yang melanggar ditegur dulu. Lalu saat masa penerapan baru ditilang. Ada spanduk-spanduk juga," ungkapnya saat ditemui kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (22/11).

Baca juga: DPRD Kritisi Pembangunan Jalur Sepeda tanpa Payung Hukum

Karyawan swasta itupun juga meminta agar jalur sepeda diberikan separator fisik seperti Transjakarta. Sebab, pemotor terutama akan kerap secara tidak sengaja melintas di dalam jalur sepeda tanpa adanya separator.

Rambu-rambu pemberitahuan adanya jalur sepeda juga diharapkan banyak dipasang.

"Bisa saja pakai model pita kejut tapi agak tinggi. Jadi begitu kita kelewatan kan terasa oh sudah masuk jalur sepeda. Jadi kita sadar nanti keluar lagi," ungkapnya.

Sejauh dari pengamatan Media Indonesia pada jalur sepeda di Jalan Fatmawati Raya baru ditandai dengan pengecatan marka jalan. Belum ada separator fisik seperti pita kejut.

Sementara itu, sanksi denda menanti bagi penyerobot jalur sepeda yakni sebesar Rp250 ribu sampai Rp500 ribu.

Sementara itu Pemprov DKI telah membangun jalur sepeda sepanjang 63km yang dibagi dalam tiga fase tahun ini.

Fase pertama sepanjang 25 kilometer yang melewati Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan MH Thamrin, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Proklamasi, Jalan Pramuka dan Jalan Pemuda.

Kemudian, untuk fase dua sepanjang 23 kilometer dengan rute Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim dan Jalan RS Fatmawati Raya.

Untuk fase tiga dengan panjang 15 kilometer. Jalur itu melawati Jalan Tomang Raya, Jalan Cideng Timur, Jalan Kebon Sirih, Jalan Matraman. (Put/A-3)

 

Baca Juga

MI/ BARY FATHAHILAH

2021, Jakarta akan Bangun 150 Ribu Sumur Resapan

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 02 Desember 2020, 10:21 WIB
Program itu menunjukkan keseriusan Pemprov dalam mengatasi dampak banjir sekaliigus sebagai konservasi...
ANTARA/Hafidz Mubarak A

Pakar Kesehatan Sebut tidak Semestinya Pejabat Tertular Covid-19

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Rabu 02 Desember 2020, 10:15 WIB
"Itu artinya mereka harus lebih cermat melakuan upaya pencegahan. Sekali lagi tidak tertular itu berupaya. Kalau sampai tetular...
MI/ANDRI WIDIYANTO

DPRD DKI Setuju Tambah Subsidi untuk Trans-Jakarta

👤Yanti Nainggolan, Hilda Julaika 🕔Rabu 02 Desember 2020, 09:42 WIB
Kenaikan PSO sebesar 14% tersebut akan digunakan untuk perluasan jangkauan transportasi dan pengintegrasian...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya