Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DUGAAN pembobolan uang senilai Rp32 miliar di Bank DKI oleh 12 anggota Satpol PP membuat anggota Fraksi NasDem Jupiter mendesak Komisi C DPRD DKI Jakarta menggelar rapat dan memanggil pimpinan bank daerah tersebut.
Pemanggilan dilakukan untuk mengetahui sistem manajemen bank termasuk sistem keamanan Bank DKI. Rencananya rapat dan pemanggilan dilaksanakan pada Desember.
"Komisi C akan ada rapat dengan memanggil jajaran Direksi Bank DKI untuk menjelaskan dan mengusut tuntas kasus ini. Rp32 miliar adalah uang rakyat," cetusnya.
Jupiter yang juga anggota Komisi C tersebut mengungkapkan pihaknya memiliki kewenangan untuk memanggil karena komisi C membidangi keuangan dan aset daerah.
Baca juga: Imbas Pencurian, Bank DKI Lakukan Audit Investigasi
"Kami melihat ada persoalan dalam sistem keamanan dan manajemen yang tidak baik dalam sistem pengelolaan perbankan. Persoalan seperti ini tidak bisa dianggap remeh, pihak perbankan harus melakukan proteksi serta menekan terjadinya gangguan baik dari internal maupun eksternal. Kegagalan ini tidak boleh terjadi lagi," tegasnya.
Kondisi ini, sambungnya, akan berdampak buruk terhadap citra pengelolaan aset Bank DKI bahkan bisa menimbulkan kepanikan masyarakat
"Masyarakat akan ragu dan khawatir terkait dengan keamanan uang yang ditabung. Apa lagi Bank DKI dipercaya mengelola dan menyimpan uang yang sangat besar," imbuhnya.
Bank DKI Jakarta mengelola dan menyimpan uang senilai Rp90 triliun per tahun dengan perputaran Rp500 triliun per tahunnya.
"Saya juga berharap pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum," tandasnya. (OL-2)
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengizinkan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membangun gedung tinggi di lahan milik Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Pramono menegaskan, pihaknya akan mengikuti dan tidak keberatan dengan hal itu. Justru dalam hal ini, Pramono akan menyesuaikan dengan anggaran yang ada.
Per Juni 2025, laba bersih Bank Jakarta tercatat sebesar Rp421,18 miliar, tumbuh sebesar 24,42% (yoy) dari sebelumnya sebesar Rp338,53 miliar.
Perubahan call name ini menandai dimulainya fase baru transformasi PT Bank DKI menuju arah yang lebih modern, profesional, dan siap bersaing di tingkat nasional dan regional.
Gubernur DKI Pramono Anung mengapresiasi proses konsolidasi yang dilakukan kedua bank sebagai bentuk nyata kepatuhan terhadap regulasi, sekaligus wujud kolaborasi antarwilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved