Rabu 20 November 2019, 13:12 WIB

Imbas Pencurian, Bank DKI Lakukan Audit Investigasi

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Imbas Pencurian, Bank DKI Lakukan Audit Investigasi

MI/ADAM DWI
ATM Bank DKI

 

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta sampai kini masih menunggu hasil audit investigasi yang sedang diproses Bank DKI. Audit investigasi tersebut dilakukan setelah Bank DKI mengetahui adanya pencurian uang yang dilakukan 12 petugas Satpol PP DKI.

Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian Sri Haryati menyebut informasi itu dibeberkan jajaran Bank DKI saat dipanggil olehnya serta Sekda DKI Saefullah. Namun, Sri enggan menyebut kapan pemanggilan itu dilakukan.

"Ada auditor independen untuk melakukan investigasi dan lain-lain. Yang pasti sudah dilakukan (tindak lanjut)," kata Sri ketika dihubungi Media Indonesia, Rabu (20/11).

Berdasarkan laporan yang disampaikan, jajaran Bank DKI langsung menyelenggarakan rapat direksi serta melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan hingga membuat laporan ke Polda Metro Jaya.

Baca juga: Komisi B Segera Panggil Pimpinan Bank DKI

Sri juga menambahkan pihaknya baru bisa memberikan tindak lanjut terhadap jajaran direksi Bank DKI usai mengetahui hasil investigasi. Dirinya belum mau terburu-buru membicarakan sanksi maupun dukungan apa yang bisa diberikan.

"Kan mereka melaporkan kepada kita. Kita sampaikan upaya-upaya apa. Langkah-langkah apa yang dia lakukan. Dia monitor terus. Kita tidak serta-merta berikan sanksi. Ini permasalahan di mana. Hasil audit investigasi kita lihat, saat ini masih berlangsung audit investigasinya. Dari situ baru kita bisa lihat," tandasnya.

Sri menegaskan sudah meminta Bank DKI lebih waspada dan mengencangkan sektor pengawasannya.

Ia berharap hasil audit investigasi itu bisa dijadikan landasan pengambilan langkah-langkah pencegahan berikutnya agar peristiwa serupa tidak terulang.

"Apa sih yang harus dilakukan agar kita harus lebih waspada. Hal-hal seperti ini bisa menjadi pelajaran untuk mereka. Ke depan tidak boleh lagi seperti ini. Jadi upaya-upaya investigasi perlu dilakukan agar tidak terjadi lagi," terangnya.

Sebelumnya, ada anggota Satpol PP Jakarta Barat diselidiki Polda Metro Jaya atas dugaan pencurian uang dari rekening Bank DKI.

Pencurian uang tersebut, menurut Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin, dilakukan karena awalnya para Pegawai Tidak tetap (PTT) Satpol PP itu mengambil uang di ATM Bersama namun saldo tidak berkurang.

Mengetahui hal itu, oknum tersebut pun mengambil uang berulang kali. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More