Kamis 14 November 2019, 15:26 WIB

Pengamat Saran tidak Ada Angkutan Daring di Ibu Kota Baru

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Pengamat Saran tidak Ada Angkutan Daring di Ibu Kota Baru

MI/Fransisco Carolio Hutama Gani
Sejumlah pengemudi ojek daring menunggu penumpang dan mangkal di bahu jalan depan Stasiun Palmerah, Jakarta Pusat

 

PENGAMAT transportasi Djoko Setijowarno menyarankan sebaiknya angkutan daring tidak diperbolehkan beroperasi di ibu kota baru.

Hal itu bercermin dari daerah-daerah lain di Indonesia, terutama di kota-kota besar yang mengizinkan angkutan daring beroperasi, justru transportasi tersebut malah menambah masalah transportasi seperti kemacetan, tingginya angka kecelakaan lalu lintas hingga kesemrawutan yang ditimbulkan.

Djoko yang juga anggota Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) itu menyebut keberadaan angkutan daring baik roda dua maupun roda empat tanpa regulasi yang jelas malah akan menimbulkan masalah.

"Lebih baik tidak ada ojol atau angkutan daring," kata Djoko dalam diskusi bertema Pengelolaan Transportasi Megapolitan yang diadakan Intrans di Jakarta, Kamis (14/11).

Djoko menyebut di kota-kota besar seperti Jabodetabek, Bandung dan Surabaya, angkutan daring tidak tertangani dengan baik dan malah menimbulkan masalah.

"Ya kita lihat memang awalnya untuk membantu masalah ekonomi. Tetapi di masalah sosial dan transportasi ini malah menjadi masalah baru. Kemacetan malah semakin bertambah," ungkapnya.

Baca juga: Sanksi untuk Angkutan Daring Berlaku Juni 2019

Usul ini pun sudah ditegaskan dan diusulkan ke pemerintah pusat. Menurut Djoko, selama belum ada regulasi yang jelas terkait angkutan daring, ibu kota baru tidak boleh ada angkutan daring.

"Kita kunci, sebaiknya tidak perlu. Kita sudah usulkan ke pemerintah," tukasnya.

Djoko menyebut untuk menerapkan kebijakan ini, pemerintah tidak perlu berkoordinasi dengan perusahaan aplikasi.

"Intinya jangan sampai ibu kota baru malah jadi seperti Batam yang regulasinya terlambat sehingga justru mengakibatkan masalah," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

Antara/Muhammad Adimaja

DPRD DKI bakal Panggil Manajemen Ancol Pertanyakan Pengelolaan Keuangan Formula E

👤Selamat Saragih 🕔Senin 16 Mei 2022, 18:37 WIB
Ancol menggunakan dana Penyertaan Modal Daerah (PMD) yang berasal dari APBD DKI untuk menutupi kerugian akibat membantu penyelenggaraan...
Antara/Galih Pradipta

BPBD DKI Sebut 4 Daerah Ini Terancam Banjir Rob, Mana Saja ? 

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 16 Mei 2022, 18:21 WIB
"Empat wilayah pesisir yang berpotensi berdampak banjir Rob adalah Pademangan, Penjaringan, Pelabuhan Sunda Kelapa, Kepulauan...
Antara/Aprilio Akbar

Catat, Ini Cara Mendaftar PPDB 2022 DKI Jakarta untuk SD, SMP dan SMA/SMK

👤Selamat Saragih 🕔Senin 16 Mei 2022, 17:57 WIB
Pengajuan akun mulai dibuka 17 Mei 2022 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), kemudian Sekolah Menengah Pertama 23 Mei dan Sekolah Menengah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya