Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Bekasi mengaku kekurangan truk pengangkut sampah. Sebanyak 300 unit truk yang ada saat ini 15 di antaranya sudah rusak.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana menyampaikan, 300 unit truk sampah tersebut dioperasikan di 12 Kecamatan yang ada di Kota Bekasi. Kerusakan itu di antaranya kerusakan mesin dan badan truk mulai keropos.
“Hampir sebagian usia truk tersebut memang sudah tua. Ada 15 truk yang akan dihapuskan lantaran sudah tidak bisa digunakan untuk mengangkut sampah,” ungkap Yayan, Selasa (8/10).
Baca juga: Sampah pun Bisa Membawa Berkah
Menurut Yayan, 15 unit truk tersebut sudah tidak beroperasi, walaupun sudah diperbaiki tetap kembali rusak. Namun, kondisi demikian tidak dialami semua truk sampah yang ada. Sebab, masih ada truk sampah yang diberikan dari DKI Jakarta kondisinya masih baru.
Meski demikian, kata dia, urusan pengangkutan sampah tetap butuh tambahan truk. Apalagi, volume angkutan sampah di Kota Bekasi terbilang tinggi, yakni mencapai sekitar 1.700 ton per hari.
“TPA Sumur Batu kemungkinan besar tidak akan mampu lagi menampung sampah, walaupun diperluas 3-5 hektar setiap tahunya,” jelas dia.
Sayangnya, lanjut dia, kondisi rusaknya truk tersebut tak dibarengi dengan pengadaan truk baru. Padahal, dengan adanya penghapusan truk akan menyulitkan pengangkutan sampah di Kota Bekasi.
“Dalam APBD 2019 belum ada. Paling ada hibah dari DKI Jakarta 10 unit tapi baru diberikan dua unit,” ujarnya. (Gan/A-3)
Melampaui sidak terminal, inilah 5 kebijakan radikal Menteri LH Hanif Faisol untuk tuntaskan krisis sampah nasional melalui sistem MRF dan Gakkum.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran untuk mengurangi timbulan sampah selama perjalanan.
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memperkirakan total sampah yang dihasilkan selama periode mudik bisa mencapai sekitar 71.960 ton.
Anggota DPR RI Arif Riyanto Uopdana mendorong pembangunan TPS 3R dan TPA modern di Pegunungan Bintang demi atasi masalah sampah di Oksibi
Pemda mengakui adanya kendala pengangkutan akibat daya tampung TPA yang sudah tidak memadai.
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth minta agar ada evaluasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI setelah Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang kongsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved