Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BALAI Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta, Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), dan para mitra yang terdiri dari APP Sinar Mas, PT Indofood Sukses Makmur, Tbk, PT Chevron Pacific Indonesia, dan PT Djarum menggelar acara 'Mangrove Volunteers Day' 2019 di kawasan ekosistem mangrove Angke Kapuk, Jakarta Utara..
Dalam kegiatan tersebut dilakukan aksi penanaman mangrove di kawasan Arboretum, pembibitan di area Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk, dan pembersihan sampah di Suaka Margasatwa Muara Angke.
Sebanyak 270 bibit dari lima jenis mangrove, yaitu Rhizophora mucronata, Rhizphora stylosa, Rizhophora Apiculata, Sonneratia alba, dan Bruguiera gymnorrhiza ditanam secara simbolis dalam kegiatan tersebut.
Total, ada 1.000 batang yang mewakili seluruh jenis mangrove yang tumbuh secara alami di kawasan teluk Jakarta. Hal tersebut menjadi langkah penting mengingat kondisi mangrove di teluk Jakarta terus tertekan.
“Luas lahan mangrove terus berkurang, limbah industri dan rumah tangga yang mencemari hutan mangrove mempercepat kerusakan kawasan ini,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Andono Warih saat dihubungi Jakarta, Selasa (20/8).
Terlebih lagi, Jakarta adalah hilir dari 13 sistem daerah aliran sungai, yang selain membawa air, juga membawa sampah plastik yang mengancam kehidupan ekosistem mangrove.
Padahal, ekosistem mangrove menjadi daerah perlindungan dan perkembangan bagi biota laut yang sangat beragam, seperti ikan, kepiting, udang dan moluska, serta fauna hutan seperti monyet, burung dan reptil.
Ekosistem mangrove juga menyediakan beragam manfaat bagi kehidupan warga sekitarnya. Yakni sebagai sumber mata pencaharian dan sumber makanan bagi masyarakat daerah pesisir, untuk layanan perikanan komersial, maupun sebagai destinasi wisata, konservasi, pendidikan, dan penelitian.
“Hutan mangrove memberi kontribusi pada sektor perekonomian dengan menyumbang Rp 40 triliun per tahun dari sektor budidaya perikanan. Dari sisi ekologis, mangrove menjadi penyangga kehidupan,” ujar Direktur Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tandya Tjahjana dalam sambutannya di acara 'Mangrove Volunteers Day', Kamis (15/8).
Dalam acara itu, Warih mengatakan, “Dalam konteks urban, mangrove penting untuk mengatasi kualitas udara di Jakarta dengan kemampuannya menyerap karbon sebanyak 24 metrik ton per tahun,” tambahnya.
Berbagai upaya rehabilitasi mangrove, menurut Tandya, dilakukan untuk menambah kawasan hutan mangrove di Jakarta yang menjadi bagian dari lahan terbuka hijau. Terlebih, area ini pun menjadi benteng pelindung di kawasan pesisir.
Dalam hal ini, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem-Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta, menjalin kerja sama dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), berkomitmen untuk merestorasi ekosistem mangrove.
Upaya restirasi mangrove diimplementasikan program pengelolaan terpadu melalui program MERA (Mangrove Ecosystem Restoration Alliance). MERA, yang diluncurkan pada 2018, merupakan aliansi kemitraan yang mengedepankan strategi adaptasi berbasis ekosistem, termasuk konservasi dan restorasi mangrove.
Ketua Yayasan Konservasi Alam Nusantara Rizal Algamar mengatakan, “Pengelolaan hutan mangrove Muara Angke menjadi wilayah awal dari berjalannya program MERA. Kami melihat, tindakan kolektif amat diperlukan untuk menyelamatkan ekosistem mangrove terakhir di Jakarta ini. MERA pun menjadi jawaban untuk sebuah pengelolaan terpadu dan kolaboratif yang menyatukan seluruh pihak yang peduli akan kelestarian mangrove.”
Kepedulian terhadap pelestarian ekosistem mangrove ini juga menjadi perhatian bagi pihak swasta yang bergabung sebagai mitra MERA. Presiden Direktur PT Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) Albert Simanjuntak menyampaikan, “Kami sangat senang dapat bermitra dengan KLHK, YKAN, dan organisasi lainnya dalam program MERA."
Hal senada diungkapkan Head of Corporate Communications PT Indofood Sukses Makmur, Tbk, Stefanus Indrayana. “Indofood bergabung dalam MERA untuk mendukung konservasi dan restorasi ekosistem mangrove di Indonesia. MERA merupakan inisiatif penting yang selaras dengan visi keberlanjutan kami," kata Stefanus.
“Kami berharap program MERA yang merupakan wadah multipihak, dapat mewujudkan terciptanya pengelolaan mangrove secara berkelanjutan dan terintegrasi,” ujar Direktur Sustainability APP Sinar Mas Elim Sritaba.
“Kami merasa terpanggil untuk bersama bergabung ke dalam aliansi MERA karena ini sebagai tanggung jawab kita terhadap lingkungan, bumi tempat kita hidup, serta tanggung jawab kita pada generasi penerus kita, “ tambah Director of Strategy and Sustainable Development PT Djarum Jemmy Chayadi.(OL-09)
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Efektivitas OMC telah teruji pada saat puncak hujan akhir pekan lalu.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Kementerian Kehutanan mencatat capaian positif dalam pelaksanaan rehabilitasi mangrove sepanjang 2025.
Kawasan mangrove, yang berperan penting sebagai pelindung pantai, penyerap karbon, serta habitat keanekaragaman hayati, menjadi salah satu fokus rehabilitasi.
1.000 pohon mangrove yang disiapkan oleh PT Position ini bertujuan untuk menahan abrasi pantai, mengurangi dampak gelombang laut, serta meminimalisasi risiko bencana.
Salah satu temuan krusial tim adalah ancaman sampah kiriman dari hulu sungai saat curah hujan tinggi. Masalah ini menjadi hambatan serius bagi pertumbuhan bibit mangrove baru.
Para petambak di pesisir mengikuti pelatihan Field School dengan 15 modul pembelajaran mulai dari pemetaan ekosistem hingga perencanaan usaha aquaculture.
Hingga saat ini, PGN Saka telah menanam 70.000 mangrove, melampaui target KPI yang telah ditetapkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved