Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DPRD DKI Jakarta telah menyetujui nilai tipping fee atau nilai pengolahan sampah yang diajukan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk kegiatan pengolahan sampah di Fasilitas Pengolahan Sampah Antara (FPSA) atau Intermediete Treatment Facility (ITF) Sunter.
Persetujuan itu diberikan dalam rapat pembahasan revisi Peraturan Daerah No 3/2013 tentang Pengelolaan Sampah yang berlangsung pekan lalu.
Saat ITF beroperasi, Jakpro akan mendapat Rp600 ribu untuk setiap ton sampah yang diolah.
"Sudah disetujui tipping fee-nya untuk ITF Rp600 ribu. Itu nilai sesuai dengan yang diajukan atau dikaji Jakpro," kata anggota Komisi C bidang Keuangan DPRD DKI Jakarta Ashraf Ali saat dihubungi, Minggu (18/8).
Ia mengatakan nilai itu sesungguhnya tidak berbeda jauh dengan yang sebelumnya diberikan untuk pengelolaan sampah di Bantargebang.
Baca juga: Bupati Bogor Ade Yasin Ajak Masyarakat Kurangi Penggunaan Plastik
"Tapi kalau ini kan bisa betul-betul menjamin ada hasilnya yakni tenaga listrik. Ini juga bisa menjadi pemacu ITF-ITF lainnya dibangun tidak hanya di Jakarta tapi juga di daerah lain yang punya masalah sampah," ujarnya.
Sementara itu, ITF Sunter saat ini tengah dalam proses pembangunan dan ditargetkan akan selesai pada 2021. ITF Sunter memiliki kapasitas pengolahan 2.200 ton sampah per hari dan dapat menghasilkan daya listrik sebesar 35 megawatt.
Sementara itu, Pemprov DKI Pun segera membidik pembangunan ITF selanjutnya dengan mengajukan anggaran 'detail engineering design' (DED) ITF pada Rancangan APBD 2020.
Sebelumnya, beberapa lokasi sempat disebut sebagai lokasi pembangunan ITF yakni Duri Kosambi (Jakarta Barat), Marunda (Jakarta Utara), dan Cakung (Jakarta Timur).
Jakarta memang membutuhkan empat unit ITF dengan kapasitas pengolahan sampah minimal 2 ribu ton per unit agar bisa lepas dari ketergantungan membuang sampah di Bantargebang. Sebab, saat ini produksi sampah harian Jakarta dapat mencapai 7.500 ton. (OL-2)
Melampaui sidak terminal, inilah 5 kebijakan radikal Menteri LH Hanif Faisol untuk tuntaskan krisis sampah nasional melalui sistem MRF dan Gakkum.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran untuk mengurangi timbulan sampah selama perjalanan.
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memperkirakan total sampah yang dihasilkan selama periode mudik bisa mencapai sekitar 71.960 ton.
Anggota DPR RI Arif Riyanto Uopdana mendorong pembangunan TPS 3R dan TPA modern di Pegunungan Bintang demi atasi masalah sampah di Oksibi
Pemda mengakui adanya kendala pengangkutan akibat daya tampung TPA yang sudah tidak memadai.
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth minta agar ada evaluasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI setelah Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang kongsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved