Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai kebijakan perluasan sistem ganjil genap yang baru saja dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI jakarta tidak akan efektif menekan kemacetan dan polusi di Jakarta.
Ia menilai Pemprov DKI melakukan kebijakan perluasan sistem ganjil-genap secara setengah hati, di tengah tingginya tingkat kemacetan dan polusi udara Ibu Kota.
"Penerapannya hanya setengah hati, Pengecualian sepeda motor yang tidak terkena ganjil genap akan mendorong masyarakat pengguna roda empat bermigrasi atau berpindah ke sepeda motor," kata Tulus dalam pesan singkat, Kamis (15/8).
Menurutnya, jika kemudian migrasi para pengguna roda empat menjadi menggunakan sepeda motor terjadi akan mengakibatkan polusi Jakarta kian pekat.
"Menurut data KPBB (Komite Penghapusan Bensin Bertimbel), sepeda motor berkontribusi paling signifikan terhadap polusi udara yakni dari 19.165 ton polutan/hari di Jakarta sebesar 44,53% bersumber dari sepeda motor, mobil sebesar 16,11%, bus sebesar 21,43%, truk sebesar 17,7%, dan bajaj sebesar 0,23%. Peralihan pengguna (kendaraan roda empat) ke sepeda motor akan mengakibatkan polusi di Jakarta kian pekat," jelasnya.
Baca juga: Kamis Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Selain itu, Tulus juga menyebutkan wacana pengecualian taksi daring dalam sistem ganjil-genap akan mengakibatkan pengguna kendadaan roda empat berpindah ke taksi daring.
"Wacana pengecualian taksi online juga merupakan langkah mundur, bahkan merupakan bentuk inkonsistensi. Pengecualian ini akan memicu masyarakat berpindah ke taksi online dan upaya mendorong masyarakat berpindah ke angkutan masal seperti Trans-Jakarta, MRT, dan Commuter Line, akan gagal," sebutnya.
Ia juga mengatakan, pemerintah harus mulai mendorong pengguna kendaraan pribadi untuk mulai menggunakan bahan bakar minyak (BBM) yang ramah lingkungan.
"Sudah sangat pantas jika Jakarta melarang penggunaan BBM jenis bensin premium bahkan pertalite. Dan mewajibkan kendaraan bermotor untuk menggunakan BBM standar Euro 4, Sebab hanya dengan BBM standar Euro 4, kualitas udara di Jakarta bisa diselamatkan," pungkasnya. (OL-2)
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Polusi udara luar ruangan dapat meningkatkan risiko diabetes, bahkan pada tingkat polusi yang selama ini dianggap aman oleh EPA dan WHO.
Satelit Sentinel-4 milik ESA berhasil mengirimkan citra pertama yang memetakan polusi udara di Eropa dan Afrika Utara. Misi ini akan memantau kualitas udara setiap jam.
Penelitian terbaru menemukan awan di Samudra Atlantik dan Pasifik kini makin redup akibat udara yang lebih bersih.
Polusi udara dan asap rokok merupakan dua faktor lingkungan yang kerap diabaikan, padahal keduanya memiliki dampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved