Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta diminta segera mengoperasikan lintas rel terpadu atau LRT yang ada saat ini sambil terus memprioritaskan untuk melanjutkan pembangunan LRT khususnya di rute-rute yang gemuk kendaraan pribadi.
Pengamat transportasi perkeretaapian Djoko Setidjowarno mengkritisi Pemprov DKI yang terus mengulur pengoperasian komersial LRT. Padahal LRT telah siap beroperasi komersial 100%.
Meski ada kekhawatiran terkait jumlah penumpang karena pendeknya jalur LRT yang hanya 5,6 km, Djoko menyebut upaya integrasi dengan TransJakarta menyambung rute dengan bus TransJakarta hingga ke Dukuh Atas diyakini mampu mendongkrak peminat LRT.
Sebab, Dukuh Atas memang menjadi pertemuan beberapa angkutan massal yakni Moda Raya Terpadu (MRT) dan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuterline.
Baca juga : Diminati Kaum Pekerja, LRT Padat Saat Pagi dan Sore
Wajar jika menyambung rute hingga Dukuh Atas akan menjadi primadona tersendiri bagi masyarakat dalam memandang LRT yang memiliki rute Kelapa Gading-Velodrome itu.
"Sebaiknya dioperasikan. Terlebih jika disediakan angkutan lanjutan menghubungkan Dukuh Atas, bisa jadi punya nilai tambah," tegasnya saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (11/7).
Djoko juga menyambut positif rencana pengintegrasian tarif antara TransJakarta dengan LRT yang akan dilakukan di Stasiun Velodrome dengan Halte Pemuda.
"Jika bisa dibikin satu tarif lebih menarik, penumpang cukup berpindah moda tidak harus bayar lagi," ujarnya.
Sementara itu, untuk menarik minat masyarakat terhadap LRT ada baiknya Pemprov segera merencanakan pembangunan LRT di jalur lainnya terutama yang menjadi prioritas mendapat akomodasi angkutan massal.
Menurutnya masih banyak jalur jalan raya di Jakarta yang sangat padat dan sarat akan kemacetan namun belum terakomodir dengan angkutan massal berbasis rel.
"Rute yang ada sekarang dilanjutkan sembari juga bangun yang lain prioritas berikutnya dikerjakan bersamaan," tegasnya. (OL-7)
Dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Jakarta Nomor 44 Tahun 2025 tentang Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2026, anggaran subsidi untuk Transjakarta ditetapkan Rp3,75 triliun.
PT LRT Jakarta memutuskan memperpanjang jam operasional hingga pukul 02.00 WIB pada malam pergantian Tahun Baru 2026.
Terintegrasi itu tidak hanya antar "backbone" atau tulang punggung transportasi saja seperti kereta api, MRT, BRT dan Transjakarta.
Direktur Utama PT LRT Jakarta Roberto Akyuwen menjelaskan, akan ada 20 masinis baru yang akan mengoperasikan Rute Velodrome - Manggarai.
DIREKTUR Utama PT LRT Jakarta, Roberto Akyuwen optimistis pembukaan rute Velodrome–Manggarai tahun depan akan berdampak signifikan pada efisiensi subsidi yang selama ini digelontorkan.
PT KAI bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jakarta, melakukan rampcheck terhadap layanan LRT Jabodebek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved