Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Narkotika Nasional (BNN) sebagai leading sector dalam penanganan permasalahan narkotika di Indonesia menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan (Musren).
Dalam sistem Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), BNN menganggarkan dana sebesar Rp1,5 triliun untuk melaksanakan program Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) di 34 provinsi.
"Ya sudah pagu, itu Rp1,5 triliun. Sekarang lagi kita susun untuk penggunaannya di masing-masing satker," kata Heru Winarko, Kepala BNN, usai membuka Musren BNN 2019 di Hotel Ciputra, Jakarta Barat, Rabu (3/7).
Begitu juga dengan rencana strategis (restra) sebagai produk Musren diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam RPJMN tersebut. Khususnya terkait dengan penanganan permasalahan narkotika dalam kerangka pembangunan nasional.
"Anggaran itu dipergunakan dalam strategi memberantas peredaran narkoba yang ada di kawasan desa, khususnya desa tertinggal dan terluar," sebutnya.
Menurutnya, program Desa Bersinar akan dikembangkan bagian upaya rehabilitasi masyarakat yang terpapar narkoba di desa, dengan menerapkan sanksi sosial sesuai hukum adat setempat sehingga memberikan efek jera bagi pengguna narkoba.
Baca juga: Dikelola BUMD, Pemprov DKI Jamin TIM makin Ramah bagi Seniman
"Bagaimana ada sanksi-sanksi sosial yang ada itu, akan kita kembangkan jadi desa itu benar-benar bersih dari narkoba. Desa-desa di kota dan termasuk di desa di pinggiran," sebutnya.
Dia tidak memungkiri daerah bersinar bagian strategis guna menghentikan supply reduction (masuknya barang tiadakan) dikurangi untuk mitigasi dan adanya demand reduction (permintaaan) ini salah satu dengan mengendalikannya di desa tersebut.
"Nantinya anggaran desa bisa digunakan untuk P4GN, jadi desa bersinar bisa dioptimalkan dengan dukungan anggaran dalam Musrendes, termasuk pembangunan sunber daya manusia," paparnya.
Dia menjelaskan, sejauh ini ada beberapa provinsi yang telah memiliki peraturan daerah dalam menentukan pengimbangan anggaran pusat dan daerah sehingga menjadi acuan dalam penerapannya.
"Nantinya bukan lagi dana hibah, tetapi dalam kegiatan itu masuk ke APBD, itu akan akan lakukan mana yang jadi APBN dan APBD jadi tidak lagi hibah-hibah," lanjutnya.
Dia menambahkan dalam pelaksanaan program Desa Bersinar, BNN akan bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Kementerian Dalam Negeri untuk kerjasama pemberdayaan kepala desa.
Sedangkan, kerjasama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi adalah anggaran desa yang akan dipergunakan untuk program tersebut. (OL-1)
BNN RI mewaspadai dampak konflik kartel narkoba di Meksiko yang mulai memengaruhi peta rantai pasok narkotika ke Indonesia.
Fokus BNN seharusnya diarahkan pada pelaku ilegal, bukan justru menuding semua pelaku industri legal yang sudah patuh pada aturan.
BNN memusnahkan barang bukti dari hasil pengungkapan lima kasus tindak pidana narkotika serta mengamankan 10 orang tersangkaPemusnahan barang bukti narkotika
BNN menegaskan komitmen memerangi narkotika secara komprehensif, baik melalui tindakan tegas maupun pencegahan.
Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa stabilitas keamanan negara sangat bergantung pada keberhasilan penanganan narkoba.
Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai bersama Kanwil Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Langsa, dan BNN menggagalkan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar di Aceh Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved