Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
VOLUME sampah masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu, Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, meningkat pascalebaran. Kenaikan volume sampah yang mencapai 200 ton per hari ini didominasi oleh sampah plastik.
"Sampah plastik yang paling banyak, total kenaikan bisa sampai 200 ton per hari selama Lebaran dan pascalebaran, volume normalnya hanya 1.800 ton per hari," ungkap Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) TPA Sumurbatu, pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Musarofah, Kamis (13/6).
Wanita yang akrab disapa Ulfa ini menjelaskan, sampah yang paling banyak dihasilkan dari pasar. Sebab, selama Ramadan kemarin, suasana pasar penuh dengan pembeli maupun pemasok barang.
Baca juga: Anies Akhirnya Bicara Soal Terbitnya IMB Pulau Reklamasi
"Bukan hanya satu pasar, ini terjadi di seluruh pasar yang ada di Kota Bekasi," ucapnya.
Meski demikian, kata Ulfa, sistem pengangkutan sampah masih berjalan normal. Sebanyak 280 unit truk sampah beroperasi penuh.
"Petugas kami tidak ada yang libur selama Lebaran, mereka menggunakan sistem piket," tandas dia. (OL-1)
Penerapan tarif telah disepakati bersama antara Pemkot Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan para sopir angkot.
POLDA Metro Jaya mengungkapkan bayi yang ditemukan di sebuah apartemen Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (9/2), dinyatakan meninggal dunia.
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Sekolah Lansia KUN dihadirkan sebagai wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap memiliki ruang untuk berkembang, beraktivitas, dan berperan aktif di tengah masyarakat
Sejumlah warga yang merupakan penghuni belasan rumah itu sempat terlibat bentrok dengan puluhan petugas gabungan yang dikerahkan.
Sampah harus dikelola dikawasannya, karena organiknya besar, 80% sampai 90%,
Aktivis LBH Keadilan mendesak Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi Banten untuk tidak menerima putusan begitu saja dan segera menyatakan banding.
TPST Utama ditargetkan bisa mengolah sampah 10-15 ton setiap harinya dengan sistem teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).
Sudah cukup banyak kepala daerah yang bergerak cepat melakukan aksi kebersihan di wilayah masing-masing.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
Setiap kemasan plastik yang dipilah oleh warga dapat disetorkan ke bank sampah terdekat lalu dikonversi menjadi poin yang setara dengan tabungan emas di rekening tabungan emas Pegadaian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved