Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

MCM Ingatkan Warga tidak Jadikan Masjid Tempat Kampanye

MICOM
29/3/2019 17:50
MCM Ingatkan Warga tidak Jadikan Masjid Tempat Kampanye
Ketua Umum MCM, Wishnu Dewanto memberikan bantuan secara serempak kepada 100 masjid lainnya se-Jakarta dan Bekasi.(Ist)

KOMUNITAS Masyarakat Cinta Masjid (MCM) tidak henti-hentinya menyampaikan keutamaan fungsi masjid atau musala.

Karena itu, Ketua Umum MCM, Wishnu Dewanto, terus bersinergi dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk dapat menangkal masuknya kepentingan politik praktis dalam lingkungan masjid.

Dikatakan Wishnu, sudah menjadi kekhawatiran pengurus MCM karena banyak terjadi kasus kepentingan politik praktis di lingkungan masjid, yang semestinya diperuntukan sebagai rumah ibadah justru malah difungsikan sebagai tempat berkampanye.

"Masjid tidak boleh dijadikan tempat kampanye, menggiring opini dan orang untuk ke TPS supaya memilih salah satu calon di Pilpres (Pemilihan Umum Presiden) 2019.

Selain itu, seharusnya dalam Pemilu tidak ada suasana panas, tindakan saling menjatuhkan, mencerca, ujaran kebencian, hoaks, fitnah, dan suasana mencekam," kata Wishnu saat menyerahkan bantuan di Masjid Jami Maulana Hasanuddin, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (29/3).

Menurut dia, keberadaan kebanyakan masjid di Jabotabek saat ini unik, sudah berusia tua dan berada di jalan protokol serta dilalui LRT (light rail transit).

"Karena itu, harus kita syukuri. MCM juga berusaha menyampaikan hal-hal yang positif kepada masyarakat, terutama apa saja yang sudah dikerjakan pemerintah dan keberhasilannya serta  membangun bangsa ini, seperti MRT, LRT, jalan tol, pelayanan kesehatan, pembangunan infrastruktur dan dengan segala manfaatnya," sambungnya.

 

Baca juga: Ratusan Rumah di Kabupaten Bekasi Tersapu Angin Puting Beliung

 

Lebih jauh Wishnu menyampaikan, bantuan serupa diberikan secara serempak kepada 100 masjid lainnya se-Jakarta dan Bekasi.

Menurutnya, ini merupakan salah satu wujud kepedulian terhadap masyarakat serta sebagai bagian dari upaya memuliakan rumah Allah. Sehingga nantinya, jemaah masyarakat sekitar dan yang lewat dapat menggunakan masjid sebagai sarana beribadah dengan lebih khusyuk.

Sementara itu, meski dalam pertemuan sederhana, bantuan yang diberikan MCM sangat diapresiasi Ketua DKM Masjid Jami Maulana Hasanuddin Pancoran, Ahmad Syatiri Abduh.

"Dahulu ini didirikan kakek saya, lalu dilanjutkan bapak saya dan kini saya yang mengurusnya. Kami tentu bergembira dan berterima kasih dengan adanya bantuan ini.

Apalagi seperti kita lihat, ada beberapa renovasi atau pembangunan. Tidak hanya membuka pintu, tapi harapannya dengan bantuan ini bisa menjadikan warga lebih tekun beribadah dan nyaman dalam melaksanakan ibadah," ujarnya.

Adapun masjid penerima bantuan MCM, antara lain Masjid Jami Al hidayah, Cipinang, Jakarta Timur, Masjid Jami Nurul Huda, Kebon Pala, Jakarta Timur, Masjid Jami at Taufiq, Tebet, Jakarta Selatan, Masjid Al Kamal, Kuningan, Jakarta Selatan, Masjid Jami Nurul Iman, Kabupaten Bekasi, Masjid Al-Azhar, Jaka Permai, Kota Bekasi, dan Masjid Darul Hikam, Pondok Gede, Kota Bekasi. (RO/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya