Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
SATGAS Tinombala menemukan banyak barang bukti saat melakukan penyisiran kelompok Ali kalora di Pegunungan Padopi. Barang bukti tersebut berupa alat komunikasi telepon genggam, perlengkapan selama di hutan berupa baju dan peralatan masak, kemudian beberapa dokumen yang sedang didalami tim.
"Satgas Tinombala berhasil menemukan (barang bukti) terkait masalah kelompok Ali Kalora, barang bukti yang ditemukan cukup banyak mulai dari amunisi senjata api hingga perlengkapan memasak," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat jumpa pers di Mabes Polri di Jakarta, Selasa (5/3).
Selain perlengkapan untuk di hutan, Satgas Tinombala juga menemukan amunisi senjata api berupa peluru, dan bom lontong yakni bom berbahan dasar amunisi peluru yang dimodifikasi. Sebanyak empat bom lontong ditemukan dengan kondisi dua aktif, dua lainnya dalam perakitan.
"Bom lontong ini cukup berbahaya dan merupakan ciri khas kelompok Ali Kalora. Penemuan barbuk tersebut langsung dari sekitar lokasi kelompok tersebut melakukan aktivitas sehari-hari," ujar Dedi.
Baca juga: Polisi Persempit Ruang Gerak Ali Kalora dengan Pendekatan Keras
Penemuan barang bukti tersebut masih di lokasi tembak, Padopi, Poso Pesisir Selatan, Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Satgas gabungan yang terdiri dari TNI dan Polri tersebut telah melakukan pemetaan terkait perpindahan persembunyian kelompok Ali Kalora.
Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan satgas masih terus melakukan pengejaran kelompok Ali Kalora dan sudah membuat pemetaan pelarian kelompok tersebut. Dari pemetaan sebelumnya terdapat 4 titik lokasi persembunyian, kemudian menjadi 3 titik dan terakhir 2 titik.
Ia mengatakan perbekalan logistik dari kelompok Ali Kalora sudah semakin menipis dan amunisinya berkurang. Mereka memiliki tiga buah senjata yang terdiri dari satu laras panjang dan dua laras pendek.
"Dengan melemahnya kelompok mereka (Ali Kalora), semoga dalam waktu dekat dapat tertangkap semua oleh Satgas Tinombala," pungkasnya.(OL-5)
Korps Relawan Bencana di bawah Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) menyelenggarakan rangkaian Psychosocial Support Program bagi anak-anak dan guru terdampak gempa bumi di Kabupaten Poso.
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Kabupaten Poso sebagai kawasan Warisan Geologi (Geoheritage) melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 265.K/GL.01/MEM.G/2025.
Wakil residen RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penanganan korban gempa bumi yang melanda Kabupaten Poso.
Kegiatan ini melibatkan personel Pos Kamtibmas Tamanjeka, Tim Alfa 1, dan Tim Alfa 2. Mereka mengangkat reruntuhan, meja, dan kursi yang rusak akibat gempa.
Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kebutuhan dasar bagi para korban gempa bumi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, telah terpenuhi
SATGAS III Preventif Operasi Madago Raya Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah menggelar razia kendaraan di empat pos keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Minggu (10/8).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved