Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP Ramadan, konsumsi kuliner di Indonesia, terutama kategori takjil, mengalami lonjakan signifikan. Tren digital dan berbagai riset menunjukkan, takjil manis serta minuman segar berbasis es seperti es buah, kolak, dan es campur tetap menjadi pilihan utama masyarakat saat berbuka puasa.
Di tengah tren kuliner viral yang cepat berganti, es teler sebagai menu klasik masih memiliki daya tarik kuat. Cita rasanya yang segar, manis, dan creamy menjadikannya favorit lintas generasi. Kondisi ini sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk menghadirkan inovasi menu tanpa meninggalkan karakter rasa autentik.
Melihat peluang tersebut, Marketing Manager PT Etika Beverages Indonesia, Dodi Afandi, menyampaikan Ramadan merupakan momen krusial bagi pelaku usaha kuliner.
“Namun, di tengah lonjakan permintaan, pelaku usaha juga harus menjaga konsistensi kualitas agar kepercayaan konsumen tetap terjaga. Kami melihat bahwa UMKM membutuhkan dukungan yang tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pada solusi yang dapat membantu mereka menjaga kualitas dan efisiensi operasional, sehingga dapat terus memenuhi ekspektasi konsumen selama Ramadan,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, dilakukan pendekatan kolaboratif melalui pengembangan resep dengan bahan baku yang stabil dan konsisten. Menyambut Ramadan tahun ini, diperkenalkan kreasi “Es Teler Milky Pudding Juara” hasil kolaborasi dengan Chef Martin Praja. Menu ini dirancang sebagai inspirasi inovasi takjil dengan sentuhan kekinian, namun tetap mempertahankan cita rasa khas es teler.
Chef Martin menilai es teler selalu menjadi pilihan saat Ramadan. “Untuk menghasilkan rasa yang autentik dan konsisten, pemilihan bahan baku yang berkualitas dan stabil sangat penting. Menurut saya, Dairy Champ dapat menghadirkan rasa yang lebih konsisten, creamy, dan seimbang, sehingga hasil akhir mudah dikontrol, baik untuk kebutuhan rumahan maupun produksi UMKM selama Ramadan,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Najla Bisyir, influencer sekaligus pemilik Bittersweet by Najla. Ia menyoroti tantangan menjaga konsistensi rasa di tengah lonjakan permintaan. “Tantangan bagi kami adalah bagaimana menjaga rasa tetap konsisten saat terjadi lonjakan permintaan. Sebab di saat yang sama, konsumen semakin kritis, terutama di era layanan pesan-antar dan ulasan digital, sedikit saja perubahan rasa bisa langsung berdampak pada persepsi konsumen. Untuk itu, selain layanan, konsistensi rasa dan standar produksi menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan pelanggan. Sekali kualitas menurun, dampaknya bisa langsung terasa pada reputasi dan performa penjualan,” ungkapnya. (Z-2)

500 ml air kelapa
1/2 sdt garam
10 gr jelly bubuk
2 pcs daun pandan (dilipat)
100 ml Krimer Kental Manis Dairy Champ
500 ml Susu Evaporasi Dairy Champ
200 gr daging kelapa muda
2 buah alpukat
150 gr nangka
50 gr dried coconut fl akes
75 ml Susu Evaporasi Dairy Champ
75 ml Krimer Kental Manis Dairy Champ
70 ml air
Es serut secukupnya
Daun pandan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved