Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Daftar Nama Jajanan Pasar Populer yang Tak Lekang oleh Waktu

Thalatie K Yani
26/12/2025 10:00
Daftar Nama Jajanan Pasar Populer yang Tak Lekang oleh Waktu
Ilustrasi(Pinterest)

Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan warisan kuliner, tidak hanya makanan berat tetapi juga kudapan ringannya. Nama jajanan pasar menjadi istilah yang sangat akrab di telinga masyarakat untuk menyebut berbagai jenis kue tradisional yang biasanya dijual di pasar-pasar tradisional pada pagi hari. Keberadaan jajanan ini tidak hanya sekadar pengganjal perut, melainkan juga bagian dari identitas budaya yang tak lekang oleh waktu. Meskipun gempuran kue-kue modern dan pastry barat semakin marak, eksistensi jajanan pasar tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia.

Kue-kue ini umumnya terbagi menjadi dua kategori rasa utama, yaitu manis dan gurih. Bahan dasarnya pun sangat beragam, mulai dari tepung beras, ketan, singkong, hingga santan kelapa yang memberikan cita rasa khas Nusantara. Bagi Anda yang sedang mencari referensi untuk acara syukuran, arisan, atau sekadar ingin bernostalgia dengan rasa otentik, berikut adalah ulasan lengkap mengenai ragam jajanan pasar yang wajib Anda ketahui.

Kategori Kue Basah Manis (Sweet Treats)

Jajanan pasar dengan cita rasa manis biasanya menjadi primadona karena tampilannya yang berwarna-warni dan rasanya yang legit. Berikut adalah beberapa di antaranya yang paling populer:

1. Klepon

Siapa yang tidak mengenal Klepon? Kue berbentuk bola-bola kecil berwarna hijau ini terbuat dari tepung ketan yang diisi dengan gula merah cair. Bagian luarnya dibalut dengan parutan kelapa segar. Sensasi "ledakan" gula merah saat digigit menjadikan klepon sebagai salah satu jajanan pasar paling ikonik. Warna hijaunya yang alami biasanya didapatkan dari ekstrak daun suji atau pandan, yang juga memberikan aroma harum.

2. Onde-Onde

Onde-onde adalah jajanan berbentuk bulat yang permukaannya ditaburi biji wijen. Kue ini digoreng hingga kulitnya berwarna kuning keemasan dan bertekstur kenyal namun sedikit renyah di luar. Isian klasik onde-onde adalah pasta kacang hijau yang manis dan lembut. Namun, seiring perkembangan zaman, kini banyak variasi isian onde-onde mulai dari cokelat, keju, hingga ubi ungu.

3. Kue Lapis

Sesuai dengan namanya, Kue Lapis memiliki tekstur yang kenyal dan terdiri dari lapisan-lapisan warna yang menarik, biasanya kombinasi merah, putih, dan hijau atau cokelat. Terbuat dari tepung beras, tepung kanji, santan, dan gula, kue ini memiliki filosofi tentang tahapan kehidupan yang harus dijalani dengan sabar. Cara memakannya pun unik, ada yang langsung menggigitnya, ada pula yang gemar memakannya selapis demi selapis.

4. Dadar Gulung

Jajanan ini berupa kulit dadar tipis berwarna hijau (dari pandan/suji) yang digulung dan diisi dengan parutan kelapa yang dimasak dengan gula merah, atau sering disebut unti. Dadar Gulung menawarkan perpaduan tekstur kulit yang lembut dan isian kelapa yang manis serta berair, memberikan sensasi rasa tradisional yang sangat kuat.

5. Kue Cucur

Identik dengan bentuknya yang bulat pipih dengan bagian tengah yang menonjol dan pinggiran yang berserat, Kue Cucur memiliki rasa manis dominan dari gula merah. Proses pembuatannya yang digoreng memberikan tekstur sedikit berminyak namun legit. Kue ini sering ditemui dalam upacara adat di berbagai daerah, khususnya di masyarakat Betawi.

Kategori Jajanan Gurih dan Asin (Savory Snacks)

Selain yang manis-manis, nama jajanan pasar juga didominasi oleh kudapan gurih yang cocok dijadikan teman minum teh atau kopi di sore hari, maupun sebagai pengganjal lapar di pagi hari.

1. Lemper

Lemper bisa dibilang sebagai "sushi"-nya Indonesia. Terbuat dari ketan yang dimasak dengan santan, kemudian diisi dengan cincangan daging ayam atau abon sapi yang berbumbu, lalu dibungkus dengan daun pisang. Aroma daun pisang yang membungkusnya memberikan wangi khas yang menggugah selera. Lemper biasanya dikukus atau dibakar sebentar untuk memaksimalkan aromanya.

2. Risoles

Meskipun mendapat pengaruh dari kuliner Eropa, Risoles atau risol sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari jajanan pasar Indonesia. Risol adalah dadar tepung yang diisi dengan ragout (campuran sayuran, daging, dan saus putih) atau varian modern seperti smoked beef telur mayo, kemudian dilapisi tepung panir dan digoreng hingga renyah. Teksturnya yang creamy di dalam dan crunchy di luar membuatnya sangat digemari berbagai kalangan usia.

3. Arem-Arem

Sekilas mirip dengan lemper atau lontong, namun Arem-arem memiliki perbedaan pada bahan dasarnya. Jika lemper menggunakan ketan, arem-arem menggunakan beras. Isiannya pun lebih beragam, mulai dari sambal goreng hati, daging cincang, hingga tempe pedas. Ukurannya yang cukup besar seringkali menjadikan arem-arem sebagai alternatif sarapan praktis yang mengenyangkan.

4. Semar Mendem

Jajanan ini pada dasarnya mirip dengan lemper, yaitu ketan isi ayam. Bedanya, jika lemper dibungkus daun pisang, Semar Mendem dibungkus dengan dadar telur tipis. Nama "Semar Mendem" sendiri konon berasal dari tokoh pewayangan Semar yang saking enaknya memakan kue ini sampai "mendem" atau mabuk kepayang karena kenikmatannya. Biasanya disajikan dengan siraman sedikit santan kental atau dimakan begitu saja.

5. Pastel

Pastel adalah kue dengan kulit pastry renyah yang digoreng, berbentuk setengah lingkaran dengan pilinan khas di pinggirnya. Isian pastel tradisional biasanya terdiri dari bihun, potongan wortel, kentang, telur rebus, dan terkadang suwiran ayam. Pastel sangat nikmat disantap hangat-hangat dengan cabai rawit hijau atau sambal kacang.

Jajanan Berbahan Dasar Singkong dan Umbi

Kreativitas leluhur dalam mengolah hasil bumi juga melahirkan nama jajanan pasar yang unik berbahan dasar umbi-umbian.

  • Getuk: Olahan singkong yang dikukus, ditumbuk halus dengan gula, dan disajikan dengan parutan kelapa. Ada Getuk Lindri yang dicetak memanjang seperti mie, ada pula Getuk Goreng khas Sokaraja.
  • Cenil: Terbuat dari pati ketela pohon (tepung kanji), dibentuk bulat atau kotak kecil berwarna-warni, dan memiliki tekstur sangat kenyal. Disajikan dengan taburan kelapa dan gula pasir.
  • Combro dan Misro: Dua sejoli dari parutan singkong. Combro (Oncom di Jero) berisi sambal oncom yang pedas, sedangkan Misro (Amis di Jero) berisi gula merah yang manis.

Tips Memilih Jajanan Pasar yang Berkualitas

Membeli jajanan pasar membutuhkan ketelitian agar mendapatkan rasa terbaik dan aman dikonsumsi. Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan:

  1. Perhatikan Kesegaran: Jajanan pasar, terutama yang mengandung santan (kue basah), tidak tahan lama. Pastikan teksturnya masih lembut, tidak berlendir, dan tidak berbau asam/basi.
  2. Warna yang Wajar: Hindari kue dengan warna yang terlalu mencolok atau berpendar, karena dikhawatirkan menggunakan pewarna tekstil yang berbahaya. Pilihlah warna yang terlihat alami.
  3. Kebersihan Penjual: Belilah di tempat yang tertutup atau setidaknya kuenya ditutup plastik/kaca agar terhindar dari debu dan lalat.

Melestarikan nama jajanan pasar bukan hanya soal menjaga resep, tetapi juga menjaga keberlangsungan pedagang kecil dan identitas kuliner bangsa. Dengan mengenal dan terus mengonsumsinya, kita turut serta merawat kekayaan budaya Indonesia.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik