Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGI penikmat kuliner, akhir tahun bukan sekadar soal perayaan, melainkan tentang pengalaman bersantap yang lebih perlahan dan penuh makna. Di tengah ramainya musim liburan di Bali, Lulu Bistrot di Canggu menawarkan cara berbeda untuk merayakan Natal dan Tahun Baru, yakni lewat hidangan Prancis klasik yang diolah dengan sentuhan modern, disajikan dalam suasana bistro yang hangat dan bersahaja.
Restoran bergaya Prancis ini menghadirkan rangkaian festive set menu untuk Christmas Eve, Christmas Day, dan New Year’s Eve. Alih-alih konsep pesta besar, Lulu memilih pendekatan kuliner yang intimate, mengajak tamu menikmati setiap sajian, berbagi piring di meja, dan meresapi rasa tanpa tergesa.
Menu Christmas Eve Dinner terinspirasi dari hidangan yang lazim menemani musim liburan di rumah-rumah Paris. Sentuhan klasik Prancis pun terasa kuat, mulai dari sajian laut segar hingga olahan daging dengan teknik tradisional. Hidangan penutup juga dirancang untuk memberi rasa hangat dan nostalgia, menjadikan makan malam Natal sebagai pengalaman yang intim dan penuh kenyamanan.
Pendiri Lulu Bistrot, Rafael Nardo, menyampaikan bahwa momen perayaan akhir tahun selalu kembali pada nilai kebersamaan.
"Perayaan ala Prancis itu hidup, hangat, dan penuh kebersamaan. Tidak harus formal, tetapi selalu terasa spesial," ujarnya dikutip dari siaran pers yang diterima, Sabtu (20/12).
Pada Christmas Day, Lulu Bistrot menghadirkan konsep makan siang panjang ala Prancis. Christmas Day Lunch dirancang lebih cair dan kasual, menghadirkan hidangan pembuka yang cocok untuk dinikmati bersama, diikuti pilihan menu utama yang seimbang antara laut dan darat.
Sementara itu, Réveillon Dinner pada malam Tahun Baru menghidupkan tradisi Prancis yang identik dengan makan malam panjang menjelang pergantian tahun. Menu yang disajikan merangkum favorit festive dengan sentuhan khas Lulu, menghadirkan rasa yang lebih ekspresif namun tetap approachable.
Selain set menu utama, Lulu Bistrot juga menghadirkan beragam festive sharing plates yang melengkapi pengalaman bersantap dengan pilihan seperti keju Prancis, tiram segar, foie gras, hingga hidangan laut asap disajikan sebagai menu berbagi di tengah meja, memperkuat esensi makan bersama yang menjadi inti budaya bistro Prancis.
Di tengah beragam pilihan festive dining di Bali, Lulu Bistrot menawarkan pengalaman kuliner yang menitikberatkan pada rasa, teknik, dan suasana. Bukan sekadar tempat makan, tetapi juga menjadi ruang untuk merayakan akhir tahun dengan cara yang lebih personal melalui hidangan yang thoughtful, atmosfer yang hangat, dan momen kebersamaan yang membekas lama setelah musim festive berlalu. (Fal/E-1)
Direktur IFI Bandung, Christophe Dreyer menyatakan tahun ini, fokus utama tetap pada pelatihan vokasi dan transfer pengetahuan, yang merupakan pilar utama dalam pengembangan gastronomi.
Pekan Gastronomi ini menjadi kesempatan masyarakat Indonesia untuk mengenal keragaman gastronomi Prancis dan mempromosikan pertukaran kuliner dan budaya antara Prancis dan Indonesia.
Titik prioritas pengamanan oleh Kwarcab Purwakarta adalah kawasan rawan seperti Pasar Jumat, Cikopo, Sadang, Ciganea, Perugaab Haji Iming dan Pos Jalan Pembaharuan
Mengusung tema Celebration of Togetherness, Syrco BASÈ menjadikan kebersamaan sebagai inti dari pengalaman bersantap, terutama menjelang musim perayaan.
Operasi ini digelar guna memastikan rangkaian pelayanan dan pengamanan perayaan Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Setiap mal dalam jaringan LMI menghadirkan dekorasi tematik Natal yang dirancang sebagai area foto menarik sekaligus ruang yang membangkitkan suasana musim perayaan.
Metro Park View Kota Lama Semarang menghadirkan rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru bertema “Harmony of Christmas” dan “Sorak Timur”.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved