Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
Menjaga aktivitas fisik saat berpuasa tetap penting bagi lanjut usia (lansia) untuk mempertahankan kekuatan otot dan fungsi jantung. Namun, perubahan metabolisme dan risiko dehidrasi menuntut penyesuaian khusus agar olahraga tetap memberikan manfaat tanpa membahayakan kesehatan.
Pemilihan waktu sangat menentukan keamanan lansia saat berolahraga di bulan Ramadhan. Berikut adalah dua waktu yang paling disarankan:
Lansia sebaiknya memilih jenis latihan yang tidak memberikan tekanan berlebih pada sendi dan tulang:
| Jenis Olahraga | Manfaat Utama |
|---|---|
| Jalan Santai | Meningkatkan sirkulasi darah dan kesehatan jantung. |
| Senam Peregangan | Menjaga kelenturan sendi dan mencegah kekakuan otot. |
| Yoga/Tai Chi | Melatih keseimbangan tubuh untuk mencegah risiko jatuh. |
| Latihan Beban Ringan | Mencegah penyusutan massa otot (sarkopenia). |
Agar tetap aman selama beraktivitas, perhatikan poin-poin berikut:
Sangat diperbolehkan asalkan durasinya singkat (15-20 menit) dan intensitasnya ringan. Namun, memberikan jeda istirahat satu hari di antara sesi olahraga juga baik untuk pemulihan otot.
Segera hentikan aktivitas, duduk atau berbaring di tempat yang sejuk, dan pantau kondisi. Jika pusing tidak hilang atau disertai keringat dingin, segera batalkan puasa untuk asupan energi dan hubungi bantuan medis jika diperlukan.
Puasa bukan alasan bagi lansia untuk berhenti bergerak. Dengan memilih waktu yang tepat dan jenis olahraga yang rendah dampak, lansia dapat tetap bugar, menjaga massa otot, dan meningkatkan kualitas hidup selama bulan suci Ramadhan. Ingatlah bahwa kesehatan dan keselamatan adalah prioritas utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved