Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Baking soda atau natrium bikarbonat selama ini lebih dikenal sebagai bahan pengembang dalam pembuatan kue. Namun, di balik fungsinya di dapur, senyawa kimia ini memiliki sejarah panjang dalam dunia kesehatan. Sebagai zat alkali, baking soda bekerja dengan cara menetralkan asam, yang menjadikannya solusi sederhana namun efektif untuk berbagai keluhan kesehatan di tahun 2026 ini.
Baking soda adalah antasida alami yang sangat efektif. Ketika dikonsumsi dalam dosis yang tepat, zat ini dapat menetralkan asam klorida di lambung, memberikan kelegaan instan pada gejala refluks asam atau nyeri ulu hati. Sifat basanya bereaksi cepat terhadap lingkungan asam di esofagus.
Banyak produk pasta gigi menggunakan baking soda karena sifat abrasif ringannya yang mampu mengangkat noda di permukaan gigi tanpa merusak email secara berlebihan. Selain itu, sifat antimikrobanya membantu mengurangi populasi bakteri Streptococcus mutans yang menjadi penyebab utama kerusakan gigi dan bau mulut.
Dalam dunia atletik profesional, penggunaan baking soda dikenal dengan istilah "soda loading". Natrium bikarbonat membantu menunda kelelahan otot dengan cara menyangga (buffering) asam laktat yang terbentuk selama latihan intensitas tinggi. Ini memungkinkan atlet untuk mempertahankan performa puncak dalam durasi yang lebih lama.
Pasta yang terbuat dari campuran baking soda dan sedikit air dapat menenangkan kulit yang terkena gigitan serangga, sengatan matahari, atau ruam. Sifat mendinginkannya membantu menurunkan intensitas peradangan pada lapisan epidermis.
Penelitian klinis menunjukkan bahwa suplemen natrium bikarbonat di bawah pengawasan medis dapat membantu memperlambat perkembangan penyakit ginjal kronis (CKD). Hal ini dikarenakan baking soda membantu ginjal dalam menjaga keseimbangan pH darah yang cenderung menjadi asam pada penderita gangguan ginjal.
Meskipun memiliki beragam manfaat, penggunaan baking soda tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Konsumsi yang tidak terkontrol dapat memicu alkalosis metabolik, suatu kondisi serius di mana pH darah menjadi terlalu basa, yang dapat mengganggu fungsi jantung dan saraf.
| Langkah Keamanan | Keterangan |
|---|---|
| Jenis Produk | Gunakan hanya baking soda murni berlabel "Food Grade". |
| Takaran Larutan | Larutkan maksimal 1/2 sendok teh dalam 250ml air putih. |
| Waktu Konsumsi | Jangan diminum saat perut sangat penuh untuk menghindari tekanan gas. |
| Durasi | Maksimal penggunaan rutin adalah 2 minggu berturut-turut. |
Tidak disarankan. Penggunaan setiap hari tanpa indikasi medis dapat mengganggu keseimbangan elektrolit tubuh dan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi akibat asupan natrium berlebih.
Secara medis tidak disarankan. Meskipun dapat mengeringkan jerawat, pH baking soda yang sangat basa (sekitar 9) dapat merusak acid mantle atau lapisan pelindung alami kulit yang memiliki pH asam (sekitar 5,5).
Jika setelah mengonsumsi baking soda Anda mengalami mual hebat, kram perut, sakit kepala parah, atau pembengkakan pada kaki, segera hentikan penggunaan dan hubungi fasilitas kesehatan terdekat.
Kesimpulannya, baking soda adalah alat kesehatan yang murah dan multifungsi jika digunakan dengan bijak dan sesuai dosis. Selalu konsultasikan dengan tenaga medis profesional sebelum memulai terapi kesehatan apa pun menggunakan bahan rumahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved