Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Cara Aman Simpan Sisa Makanan Pesta Tahun Baru agar tidak Keracunan

Nike Amelia Sari
01/1/2026 22:06
Cara Aman Simpan Sisa Makanan Pesta Tahun Baru agar tidak Keracunan
Ilustrasi(Freepik.com)

PERAYAAN malam tahun baru identik dengan sajian makanan berlimpah. Namun, setelah pesta usai, sisa hidangan yang tidak dikelola dengan benar justru dapat menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan.

Seorang dokter umum yang praktik di Singapura, Dr. Samuel Choudhury, menekankan bahwa sisa makanan dari perayaan tahun baru perlu ditangani dengan prosedur yang tepat agar aman dikonsumsi kembali.

Ia menyinggung sebuah kejadian tragis yang bermula dari pengolahan ulang sisa ayam matang. Meski ayam tersebut telah disimpan di dalam lemari pendingin, bakteri berbahaya tetap berkembang dan menyebabkan dampak fatal.

"54 orang mengalami keracunan makanan dan itu belum berakhir. Meskipun dirawat di rumah sakit, tiga orang meninggal dunia. Dan jika Anda bertanya-tanya, bagaimana ini bisa terjadi? Mereka tidak mematuhi aturan penyimpanan makanan yang aman," katanya, seperti dikutip dari situs Times of India, pada Kamis (1/1).

Lantas bagaimana cara menyimpan sisa makanan pesta tahun baru? Simak sebagai berikut.

  1. Tidak Terlalu Lama di Suhu Ruangan 

    Menurut Choudhury, salah satu langkah terpenting adalah membatasi waktu makanan berada pada suhu yang memungkinkan bakteri berkembang. Makanan matang sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama di suhu ruangan.

    "Kuncinya pendinginan yang cepat. Turunkan suhu hingga 21 derajat dalam dua jam dan turunkan hingga 5 derajat dalam empat jam. Total maksimal enam jam. Mendinginkan makanan dengan cepat bukan berarti Anda langsung memasukkan ke dalam kulkas," katanya.

  2. Tidak Sering Mengeluarkan Makanan dari Kulkas

    Choudhury juga mengingatkan agar tidak berulang kali mengeluarkan makanan dari kulkas lalu memasukkannya kembali. Begitu makanan dikeluarkan, sebaiknya langsung dikonsumsi atau dibuang jika tidak habis.

  3. Perhatikan Jenis Makanan 

    Selain itu, tidak semua jenis makanan memiliki tingkat risiko yang sama. Makanan dengan kadar air yang rendah umumnya lebih aman dibandingkan makanan dengan kandungan air tinggi.

    "Makanan seperti daging, pasta, dan nasi serta produk susu yang mengandung banyak air semuanya termasuk makanan berisiko tinggi," kata Choudhury.

Ia menegaskan bahwa keracunan makanan bukanlah kondisi ringan dan memerlukan penanganan medis segera. Dengan menerapkan cara penyimpanan makanan yang sederhana namun benar, risiko penyakit dapat ditekan sehingga masyarakat tetap bisa menikmati momen tahun baru tanpa harus berakhir di rumah sakit. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya