Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Safe Space Medis bagi Perempuan Hadir di Setiabudi

Putri Anisa Yuliani
18/11/2025 02:22
Safe Space Medis bagi Perempuan Hadir di Setiabudi
Filmore Medical Clinic membuka cabang terbarunya di Setiabudi One, Jakarta Selatan, sebuah langkah strategis untuk menghadirkan layanan kesehatan perempuan yang menekankan keseimbangan fisik, mental, dan gaya hidup.(Dok. Filmore Health)

PEREMPUAN menjalani keseharian dengan peran ganda yang kompleks, mulai dari profesional yang dituntut lincah, pengelola keluarga yang sigap, hingga menjadi sandaran emosional bagi orang terdekat. 

Dalam dinamika tersebut, perhatian pada kesehatan mereka kerap tertunda. Karena itu, layanan kesehatan yang hadir untuk perempuan perlu mengedepankan pendekatan modern, empatik, dan mudah dijangkau, sejalan dengan ritme hidup perempuan yang aktif bergerak.

Lebih dari sekadar ruang konsultasi, perempuan membutuhkan safe space, tempat yang memungkinkan mereka memeriksakan kesehatan fisik maupun mental tanpa rasa sungkan atau stigma. Ruang yang mampu mendengar tanpa menghakimi, memahami kompleksitas tubuh dan emosi perempuan, serta menggunakan pendekatan holistik yang merangkum aspek medis, psikologis, dan gaya hidup. 

Kebutuhan ini kini dijawab oleh Filmore Medical Clinic yang membuka cabang terbarunya di Setiabudi One, Jakarta Selatan, setelah sebelumnya hadir di Pondok Indah. Berlokasi di pusat kawasan bisnis, ekspansi ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan layanan kesehatan perempuan yang menekankan keseimbangan fisik, mental, dan gaya hidup.

Sejak berdiri pada 2023, Filmore mengembangkan dua lini utama: Filmore Pharma, yang menghadirkan produk kesehatan feminin dan telah digunakan lebih dari 300.000 perempuan, serta Filmore Medical, jaringan klinik perempuan yang telah melayani lebih dari 6.000 pasien sejak November 2024. 

Dengan mengintegrasikan produk, layanan, dan edukasi, Filmore membangun ekosistem kesehatan holistik yang mendukung perempuan dalam berbagai fase hidupnya. Kehadiran klinik baru ini memperkuat komitmen Filmore dalam menyediakan layanan yang modern, mudah diakses, dan relevan bagi perempuan profesional di tengah kesibukan kota.

"Kami memahami bahwa perempuan menjalankan peran ganda, di rumah, di pekerjaan, maupun di masyarakat. Karena itu, Filmore ingin menghadirkan layanan kesehatan yang benar-benar selaras dengan ritme keseharian mereka. Pembukaan Filmore Medical Clinic ini merupakan langkah untuk mendekatkan layanan kami kepada segmen perempuan profesional yang aktif di kawasan perkantoran. Kami juga melihat semakin tingginya kebutuhan akan 'safe space' layanan medis yang cepat, terpercaya, dan mendukung keseharian perempuan yang dinamis," ucap Founder & CEO Filmore Health Gitta Amelia dalam keterangan tertulis, Senin (17/11).

Berbeda dari klinik konvensional, Filmore Medical Center menerapkan pendekatan holistik yang menggabungkan aspek medis, psikologi, dan gaya hidup. Layanannya mencakup Ginekologi, Hormon, Kejiwaan (Psikologi dan Psikiatri), Diet dan Nutrisi, Dermatovenerologi, Kontrasepsi, Maternity/Postpartum, vaksin lengkap, hingga layanan kesehatan anak dan remaja. 

Filmore juga memperkenalkan sejumlah inovasi, termasuk menjadi klinik pertama yang menawarkan treatment VSC (Vaginal Spritz Cleaning) serta NAD+ IV Infusion. Dengan tagline #NoJudgementJustCare, Filmore menonjolkan empati dan inklusivitas untuk menciptakan ruang aman bagi perempuan, termasuk untuk membicarakan isu kesehatan mental dan emosional yang sering terabaikan.

Dalam acara peresmian bertema Women on The Move: The Inner Science of Her, Filmore menghadirkan sesi diskusi bersama dr. Karina Kalani, Sp.KJ, psikiater Filmore Medical Clinic, yang membahas hubungan antara stres, kesehatan mental, dan keseimbangan hormon pada perempuan. 

Di tengah beban pekerjaan yang intens, perempuan kerap menghadapi tekanan emosional yang berdampak pada kondisi fisik, mulai dari gangguan hormonal hingga penurunan kualitas tidur. Melalui klinik barunya, Filmore ingin mengingatkan bahwa kesehatan mental dan fisik merupakan dua aspek yang saling terkait.

"Setiap perempuan melewati berbagai fase unik dan dinamis dalam siklus kehidupannya, dari masa kanak, remaja, produktif, menjadi ibu, berbagai transisi, hingga lanjut usia. Setiap fase memiliki tantangan biologis, psikologis, dan sosial tersendiri yang dapat saling mempengaruhi. Melalui Filmore, kami menghadirkan ruang aman yang berlandaskan empati dan penerimaan tanpa stigma serta menggunakan pendekatan menyeluruh secara bio-psiko-sosial sehingga melihat setiap perempuan secara utuh, bukan hanya berdasarkan gejala yang dirasakan. Komitmen kami mendukung perempuan dan setiap pasien yang hadir untuk menemukan kembali kekuatan, keseimbangan dan pemulihan dalam setiap siklus kehidupannya," kata dr. Karina Kalani.

Peresmian ini menjadi bagian dari rencana jangka panjang Filmore untuk memperkuat posisinya di sektor layanan kesehatan perempuan. Dengan meningkatnya kesadaran terhadap preventive healthcare, sektor ini dipandang memiliki potensi pertumbuhan yang besar. Filmore berkomitmen untuk terus berinovasi melalui pengembangan layanan, kolaborasi strategis, dan ekspansi ke kota-kota besar lain di Indonesia.

"Kami ingin menjadi pemain kunci di sektor women’s wellness, dengan membangun jaringan klinik yang tidak hanya memberikan layanan medis, tetapi juga menghadirkan edukasi, dan komunitas bagi perempuan Indonesia," kata Co-Founder Filmore Health Grace Tahir. (Put/E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Mirza
Berita Lainnya