Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBELUM membelikan smartphone/gawai pertama untuk anak, sebaiknya tahu lebih dulu kapan waktu yang tepat untuk anak memiliki gawai sendiri. Kadang orangtua perlu menghubungi saat anak sedang beraktivitas di luar rumah. Ada juga anak yang justru meminta dibelikan gawai karena melihat teman-teman sebayanya sudah memiliki.
Pendiri perusahaan Microsoft Bill Gates mengungkapkan dirinya menetapkan batas usia minimum sebelum anak-anaknya memiliki gawai masing-masing. Ketiga anak Bill Gates yaitu Jennifer, Rory, dan Phoebe Gates, tidak diperbolehkan memiliki gawai sampai berusia 14 tahun.
Lalu, kapan boleh membelikan gawai pertama untuk anak?
Melansir dari laman Instagram platform parenting, Tentang Anak, waktu terbaik membelikan gawai pertama untuk anak saat mereka sudah dapat bertanggung jawab atas barang yang ia miliki. "Berdasarkan penelitian pada lebih dari 700 remaja, handphone diberikan pada usia 12-13 tahun," ungkap penjelasan yang dilansir dari Instagram @tentanganak_id.
Orangtua bisa menilai anak dari tanggung jawab keseharian, misalnya mengerjakan PR (pekerjaan rumah/tugas rumah dari sekolah), lalu apakah anak minta maaf setelah menyakiti hati orang lain. Kemudian, sejauh mana anak menepati aturan screen time di rumah, dan lain sebagainya. Dari hal-hal tersebut, orangtua bisa mempertimbangkan apakah anak sudah bisa dibelikan gawai atau belum.
Selain itu, orangtua juga perlu mempertimbangkan penggunaan gawai hanya untuk komunikasi sebelum anak mampu bertanggung jawab pada hal-hal yang kita utarakan.(M-2)
Dunia teknologi kembali dihebohkan dengan kabar dari produsen ponsel asal Tiongkok, Honor.
Honor sedang mempersiapkan sebuah 'ponsel hebat' bagi para pengguna yang mencari perangkat dengan kekuatan tinggi serta kapasitas baterai yang besar.
Samsung Galaxy A16 5G masih menjadi salah satu ponsel terlaris di kelas menengah hingga akhir 2025.
Kompetisi di dunia smartphone lipat di Indonesia kembali meningkat setelah OPPO mengumumkan peluncuran resmi OPPO Find N5 pada akhir April 2025.
SOSOK ayah kini sering terasa ada tapi tiada. Data fatherless dari Pendataan Keluarga 2025 menunjukkan bahwa 25,8% anak Indonesia mengalami kondisi fatherless.
PENDIDIKAN karakter bagi anak-anaka saat ini sangat penting di tengah kemajuan teknologi yang sangat pesat.
PP Tunas tidak melarang penggunaan gawai. Namun, PP mengatur produk, layanan, dan fitur (PLF) yang diakses anak harus sesuai dengan tahap perkembangan mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved