Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA panas terik yang belakangan terjadi di sejumlah wilayah akan segera mereda, seiring peningkatan curah hujan. Hal tersebut disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Sebelumnya, BMKG memberi peringatan kepada masyarakat di sejumlah daerah untuk mewaspadai dampak suhu panas yang berpotensi 'memanggang' Indonesia. BMKG menyebutkan suhu di sejumlah daerah bahkan mencapai 37-38,4 derajat Celsius.
Sembari menunggu meredanya cuaca panas terik, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan agar tetap sehat di kala cuaca tak bersahabat, seperti dilansir dari situs Kementerian Kesehatan;
Dalam kondisi cuaca panas terik, minum air yang cukup tak boleh dilupakan. Hal ini untuk mencegah dehidrasi, ingat jangan menunggu haus terlebih dahulu.
Kamu bisa menggunakan topi atau payung untuk menghindari kontak dengan sinar matahari secara langsung.
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Terdapat beberapa gejala yang perlu diwaspadai saat panas terik, seperti keringat berlebih, kulit terasa panas dan kering, rasa berdebar atau jantung terasa berdetak lebih cepat, kulit terlihat pucat, kram pada kaki maupun abdomen, mual, muntah, pusing hingga urin yang sedikit dan berwarna kuning pekat.
Jika muncul gejala tersebut, kamu perlu mendinginkan tubuh dengan kain basah atau sponge basah pada pergelangan tangan, leher, dan lipatan tubuh lainnya kemudian perbanyak minum air. Jika masih bergejala, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter.(M-3)
BMKG juga mencatat potensi hujan di Kalimantan Tengah dalam sepekan ke depan masih tergolong rendah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca hari ini dan peringatan dini cuaca ekstrem untuk 11 November 2025.
Dinas Kesehatan Kota Padang menyarankan kepada warga untuk mengurangi beraktivitas di luar ruangan saat matahari terik.
Suhu panas ini, pastinya bisa memunculkan dehidrasi yang akan dialami oleh sebagian besar orang.
BMKG menyebut suhu panas yang sempat melanda sebagian wilayah Indonesia mulai menurun dibandingkan pekan sebelumnya.
SUHU udara panas diprakirakan akan terjadi hingga akhir Oktober 2025.
Penggunaan ulang sunscreen sangat penting, terutama setelah berenang, berkeringat hebat, dan menggosok atau menyeka area wajah dan tubuh.
Berbasis di Kota Malang, Jawa Timur, Glamazing terus menghadirkan inovasi yang menggabungkan teknologi kecantikan modern dan pendekatan formulasi yang aman.
BAGI banyak traveler, cuaca tropis Indonesia dan paparan matahari sepanjang perjalanan sering kali menjadi tantangan tersendiri untuk menjaga kulit tetap nyaman.
Penggunaan tabir surya atau sunscreen masih tetap efektif dalam memberikan perlindungan pada kulit meski saat ini sudah masuk musim hujan.
Laporan IQAir 2024 menempatkan Indonesia di posisi ke-15 dunia untuk tingkat polusi udara PM2.5 tertinggi.
JELANG hari pernikahan, banyak pasangan calon pengantin yang begitu sibuk mengatur berbagai hal teknis seperti pemilihan busana, dekorasi, hingga menu hidangan,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved