Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di bagian selatan bumi. Cuaca panas dengan suhu maksimum mencapai 37,6°C yang melanda berbagai wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir disebabkan oleh kombinasi gerak semu matahari dan pengaruh Monsun Australia.
Suhu panas ini, pastinya bisa memunculkan dehidrasi yang akan dialami oleh sebagian besar orang. Tubuh perlu terhidrasi dengan baik dengan air minum yang berkualitas. Tak hanya sekadar kuantitas jumlah air yang masuk ke tubuh, tetapi juga penting untuk memperhatikan kualitas air yang diminum. Menjawab kebutuhan tersebut, Amidis hadir sebagai solusi air minum yang sudah di masakbagi keluarga modern yang peduli akan kesehatan dan kepraktisan.
“Melalui teknologi multfitrasi dan distilasi mutakhir, Amidis menjamin setiap tetes air yang dikonsumsi terbebas darikontaminan kimia, mikro organisme, dan zat berbahaya lainnya. Proses distilasi Amidis dilakukan dengan cara memasak air di atas 110°C sehingga uap air yang dihasilkan benar-benar murni, lalu dikondensasikan kembali menjadi air. Hasilnya adalah air dengan kemurnian 0 PPM yang bebas kontaminan, sehingga aman untuk dikonsumsi,” tutur Astrid Adelaide Siregar, Head of Marketing Amidis, Sabtu (25/10).
Di tengah cuaca panas, menjaga asupan cairan dan memilih air minum berkualitas menjadi kunci agar tubuh tetap bugar dalam beraktivitas. Amidis hadir sebagai solusi hidrasi andalan dalam segala kegiatan baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan.
“Terdapat galon berkapasitas 15 liter yang dilengkapi dengan Double Protection, yaitu segel pada tutup atas dan fitur smart lock (anti tumpah). Inovasi ini menjaga air tetap higienissekaligus mencegah kebocoran. Ada pula galon 19 liter untuk kebutuhan keluarga di rumah," bebernya.
Sementara bagi individu dengan mobilitas tinggi, Amidis menawarkan pilihan botol 220 ml yang ringan dan ringkas, serta ukuran 600 ml, 1500 ml, dan 5 liter yang siap mendukung hidrasi optimal. "Jadi, ingat jangan telan mentah-mentah dan pikir masak-masak, pilihlah air minum berkualitas,” imbuhnya.
Sebagai pilihan terpercaya keluarga Indonesia, Amidis memastikan setiap anggota keluarga tetap terhidrasi optimal melalui air murni hasil distilasi dan dikemas secara aman dari pabrik hingga toko dan dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.
“Amidis adalah Air minum yang sudah dimasak, kami selalu memastikan keluarga Indonesia mendapatkan air dengan kualitas terbaik yang membantu menjaga kesehatan secara optimal dalam keseharian yang mudah didapatkan,” pungkas Commercial Director PT Amidis, Tirta Mulia Susilo Gunadi. (H-1)
Langkah hidrasi setelah mencuci wajah menjadi sangat penting, terutama dengan essence yang mampu mengunci air di dalam kulit.
Cuaca terik bikin cepat haus? Coba 10 minuman segar ini yang tak hanya menyegarkan tapi juga menyehatkan tubuh.
BMKG juga mencatat potensi hujan di Kalimantan Tengah dalam sepekan ke depan masih tergolong rendah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca hari ini dan peringatan dini cuaca ekstrem untuk 11 November 2025.
Dinas Kesehatan Kota Padang menyarankan kepada warga untuk mengurangi beraktivitas di luar ruangan saat matahari terik.
BMKG menyebut suhu panas yang sempat melanda sebagian wilayah Indonesia mulai menurun dibandingkan pekan sebelumnya.
SUHU udara panas diprakirakan akan terjadi hingga akhir Oktober 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved