Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SEIRING bertambahnya usia, perkembangan personal sosial anak juga semakin kompleks. Si kecil mulai mengalami berbagai tahap perkembangan emosi dan tak jarang mengekspresikannya dengan cara yang kurang tepat seperti kekerasan.
Perilaku kasar anak seperti memukul, mencubit, menendang, melempar, menggigit terjadi karena si kecil belum bisa mengomunikasikan kemauan dan emosinya dengan tepat. Dokter spesialis anak dr. Nur Agus Guna Winarto Wijata, Sp.A memberikan beberapa kiat menghadapi si kecil yang suka memukul melalui akun instagram pribadinya @dr.aguswijata, berikut:
Orangtua harus tetap tenang saat menghadapi anak. Jangan membalas atau menggunakan kekerasan untuk menghentikan perilaku anak.
Baca juga : Apa Itu Prophetic Parenting? Yuk Kenalan dengan 6 Metodenya
Orangtua perlu memeluk dan menangkap tangan anak dengan erat untuk menghentikan tindakan anak.
Langkah selanjutnya ialah mengarahkan dan membawa anak ke tempat yang tenang.
Jangan langsung menuruti keinginan anak, saran dr Agus, ajarkan cara mengutarakan keinginannya.
Baca juga : Ini Tips Memberi Tahu Anak Saat Keluarga Menghadapi Masalah
"Contohnya adik, kalau ingin sesuatu, beritahu ibu dengan pelan ya, tidak usah berteriak," ungkap dr Agus.
Pantau dan beri batasan pada tayangan yang boleh ditonton si kecil.
"Pastikan film atau acara sesuai usia yang diperbolehkan dan dampingi anak," papar dr Agus.
Selanjutnya ialah berikan apresiasi atau pujian pada si kecil, apabila si kecil berhasil menunjukkan perilaku non-agresif.(M-3)
Anak-anak harus dibekali dengan kemampuan untuk bersikap asertif. Hal ini bertujuan agar anak mampu menjaga batasan dirinya dalam relasi sosial.
Dengan pulihnya akses komunikasi, diharapkan koordinasi distribusi bantuan, pendataan korban, dan pelayanan dapur umum dapat berjalan lebih efektif.
Studi terbaru menemukan pola bunyi mirip vokal dalam klik komunikasi paus sperma di Dominika.
KOMUNIKASI publik pemerintah kini memegang peran sangat vital dalam menjaga legitimasi dan kepercayaan masyarakat di tengah derasnya arus informasi dan disinformasi.
Hasan yang kini merupaka Komisaris PT Pertamina itu memeprtanyakan arah dan tujuan dari gaya komunikasi Purbaya.
Musik, film, dan konten digital kini tidak hanya menjadi ruang ekspresi juga berperan sebagai medium advokasi sosial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved