Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKU industri pariwisata di Lembang, Kabupaten Bandung Barat dituntut
berlomba-lomba menawarkan konsep baru demi memikat hati pengunjung.
Sebab tak dipungkiri, kian hari industri pariwisata di berbagai daerah
terus berkembang.
Oleh karena itu pelaku bisnis didesak untuk terus berinovasi agar tak ditinggalkan wisatawan. Salah satunya destinasi wisata Farm House Lembang yang kini membuka tempat nongkrong bernama By the Forest yang baru dibuka akhir 2023 lalu.
Di tempat ini pengunjung bisa menikmati suasana dan pemandangan Kawasan Bandung Utara sambil minum kopi. Dengan pemandangan alam yang memukau, para pengunjung bisa menikmati keindahan alam perkebunan yang terhampar di lereng perbukitan sambil menikmati udara segar dan sejuk pegunungan.
Baca juga : Kunjungan Wisatawan ke Objek Wisata di Lembang Menurun
"By the Forest adalah tempat ngopi dengan suasana pegunungan Bandung Utara. Ada balon udara juga sehingga bisa menjadi spot foto wisatawan yang berkunjung ke Farm House," kata Public Relation Farmhouse Lembang, Intania Setiati, Minggu (12/5).
Ia mengatakan, pengunjung dapat bersantai sambil melihat panorama alam di By the Forest dari pukul 09.00 WIB - 18.00 WIB. Sementara pada akhir pekan tutup lebih malam hingga 19.00 WIB.
Salah satu daya tarik utama destinasi ini yaitu berada di jalan utama
Lembang serta memiliki taman rekreasi yang luas. Dilengkapi belasan wahana keluarga yang menghibur mulai dari interaksi dengan binatang, mengenal budaya serta suasana ala Eropa dan lainnya.
Baca juga : Indah dan Menarik, Inilah Rekomendasi 31 Tempat Wisata Paling Populer di Lembang
"Di Farm House itu sendiri segmennya untuk keluarga. Jadi wahana-wahananya ramah anak, seperti memberikan makanan hewan kelinci, burung, domba sekaligus bisa foto bersama," bebernya.
Pada libur panjang Kenaikan Isa Al Masih 2024, tingkat kunjungan mengalami peningkatan antara 20%-30% dibanding hari biasa.
Ia berharap, dua pekan mendatang atau momen libur Hari Raya Waisak, jumlah pengunjung bisa lebih melonjak.
"Mudah-mudahan dengan adanya libur panjang kembali nanti, jumlah pengunjung bisa lebih meningkat," jelasnya.
Candi Muara Takus merupakan salah satu situs cagar budaya paling signifikan di Sumatra dengan nilai sejarah dan arkeologis yang sangat tinggi.
Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata meyakini bahwa teknologi AI dapat diterapkan secara nyata untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata Indonesia.
INSTITUT Pariwisata (IP) Trisakti menyelenggarakan kegiatan International Guest Lecture dengan menghadirkan Ketua Otorita Administratif Khusus Oe-cusse Ambeno.
Istilah sustainable tourism kini mulai berevolusi menjadi regenerative hospitality, sebuah konsep di mana pelaku industri tidak hanya berusaha meminimalisasi dampak negatif,
Tren terbaru menunjukkan bahwa bagi Generasi Z, pengalaman kini menjadi faktor utama yang mendorong keputusan perjalanan, melampaui pertimbangan harga semata.
Pembangunan Bandara Internasional Chinchero di Peru menuai kontroversi. Mampukah infrastruktur ini menampung lonjakan wisatawan tanpa merusak kesucian Lembah Suci?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved