Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA prajurit TNI yang gugur akibat serangan artileri di Libanon dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu sore (4/4) menggunakan pesawat Turkish Airlines. Upacara penyambutan kenegaraan telah dipersiapkan di Terminal 3 VVIP dengan dukungan pengamanan penuh dari personel gabungan Polri, TNI, dan Avsec.
Kepala Polresta Bandara Soekarno-Hatta Komisaris Besar Wisnu Wardana mengatakan personel gabungan tersebut disiapkan guna memastikan proses pemulangan jenazah berlangsung aman dan tertib.
"Dari Polresta Bandara mempersiapkan 90 personel gabungan untuk pengamanan kedatangan tiga jenazah TNI dari Libanon," ujar Wisnu Wardana di Tangerang, Sabtu (4/4).
Ia menjelaskan personel pengamanan terdiri atas anggota Polri, Aviation Security (Avsec), serta unsur TNI. Pengamanan difokuskan pada jalur perlintasan rombongan jenazah sejak titik kedatangan hingga lokasi upacara penghormatan.
Simpul pengamanan dimulai dari area kedatangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, jalur lalu lintas menuju Terminal 3, hingga area Terminal VVIP tempat pelaksanaan upacara penghormatan terakhir.
"Kalau Pak Presiden hadir, yang menjadi leading sector pengamanan dari TNI. Jadi, kami hanya back up pengamanan di beberapa titik saja," jelasnya.
Wisnu memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dalam kondisi aman dan kondusif.
Berdasarkan agenda, tiga jenazah prajurit TNI diterbangkan dari Turki pada Sabtu sore menggunakan pesawat Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK 056 dari Istanbul dan diperkirakan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 17.35 WIB.
Setibanya di Indonesia, akan dilaksanakan upacara penyambutan sekaligus persemayaman di Terminal 3 VVIP Bandara Soekarno-Hatta. Upacara tersebut direncanakan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada para prajurit.
Selanjutnya, jenazah akan diberangkatkan menuju Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing.
Tiga prajurit TNI yang gugur yakni Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anm) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadon. Ketiganya meninggal dunia akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Libanon selatan, pada Minggu (29/3).
Sebelumnya, UNIFIL telah menggelar upacara penghormatan terakhir pada Kamis (2/4) di Hanggar Lebanese Air Force Beirut yang dipimpin langsung Force Commander sekaligus Head of Mission UNIFIL Mayor Jenderal Diodato Abagnara.
Upacara memorial tersebut turut dihadiri Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon beserta jajaran KBRI, Atase Pertahanan RI di Kairo, perwakilan United Nations Headquarters (UNHQ) New York, serta unsur militer Libanon dan kontingen internasional. (Ant/I-1)
Indonesia mengecam ledakan yang melukai 3 prajurit UNIFIL di Libanon, mendesak PBB segera bertindak dan melakukan investigasi transparan atas insiden berulang.
PEMERINTAH Indonesia meminta Dewan Keamanan PBB mengusut serangan di Libanon. Dalam serangan itu, ada tiga anggota TNI penjaga perdamaian UNIFIL asal Indonesia terluka
Insiden yang menimpa pasukan penjaga perdamaian PBB di Libanon selatan terus berlanjut. Dalam kejadian terbaru pada Jumat (3/4) waktu setempat, sebuah ledakan melukai tiga personel.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) memastikan tiga personel penjaga perdamaian yang terluka akibat ledakan terbaru di Libanon selatan merupakan prajurit asal Indonesia.
Tiga personel Indonesia yang tergabung dalam misi penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon mengalami luka akibat ledakan di fasilitas PBB di dekat El Adeisse, Libanon selatan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved