Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) memastikan tiga personel penjaga perdamaian yang terluka akibat ledakan terbaru di Libanon selatan merupakan prajurit asal Indonesia. Insiden itu terjadi di tengah rangkaian serangan yang dalam beberapa hari terakhir juga merenggut nyawa personel Indonesia di wilayah yang sama.
Pasukan Sementara PBB di Libanon (UNIFIL) menyatakan ledakan terjadi di dalam fasilitas PBB dekat El Adeisse pada Jumat sore. Tiga personel asal Indonesia langsung dilarikan ke rumah sakit, dengan dua di antaranya mengalami luka serius.
Dilaporkan AFP, Pusat Informasi PBB (UNIC) di Jakarta mengonfirmasi identitas korban sebagai warga negara Indonesia. Hingga kini, penyebab ledakan masih belum diketahui.
“Asal ledakan belum dapat dipastikan,” demikian keterangan PBB.
Insiden itu menambah panjang daftar korban dari Indonesia. Beberapa hari sebelumnya, seorang penjaga perdamaian Indonesia gugur setelah sebuah proyektil meledak di wilayah Libanon selatan.
Sumber keamanan PBB menyebut serangan tersebut kemungkinan berasal dari tembakan tank Israel.
Sehari setelahnya, dua prajurit Indonesia kembali gugur ketika ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL di kawasan yang sama. Tiga jenazah prajurit yang gugur dijadwalkan tiba di Jakarta pada Sabtu ini. (AFP/I-1)
Indonesia mengecam ledakan yang melukai 3 prajurit UNIFIL di Libanon, mendesak PBB segera bertindak dan melakukan investigasi transparan atas insiden berulang.
PEMERINTAH Indonesia meminta Dewan Keamanan PBB mengusut serangan di Libanon. Dalam serangan itu, ada tiga anggota TNI penjaga perdamaian UNIFIL asal Indonesia terluka
Polisi mengerahkan 90 personel gabungan untuk mengamankan kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur dalam misi UNIFIL di Libanon.
Insiden yang menimpa pasukan penjaga perdamaian PBB di Libanon selatan terus berlanjut. Dalam kejadian terbaru pada Jumat (3/4) waktu setempat, sebuah ledakan melukai tiga personel.
Tiga personel Indonesia yang tergabung dalam misi penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon mengalami luka akibat ledakan di fasilitas PBB di dekat El Adeisse, Libanon selatan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved