Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Dalam kunjungan kenegaraan yang penuh makna, Presiden Prabowo Subianto memberikan cinderamata berupa Keris Bali dan Pis Bolong (koin tradisi) kepada Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung. Gestur ini bukan sekadar pertukaran barang seni, melainkan sebuah instrumen diplomasi tingkat tinggi yang membawa pesan mendalam tentang kedaulatan, kepercayaan, dan kemitraan strategis antara Jakarta dan Seoul.
Pemberian Keris Bali memiliki manfaat filosofis yang sangat kuat. Dalam tradisi Nusantara, keris bukan hanya senjata, melainkan seselet atau pendamping yang melambangkan ketajaman berpikir dan perlindungan spiritual. Dengan memberikan keris, Presiden Prabowo secara simbolis menyatakan bahwa Indonesia memandang Korea Selatan sebagai sahabat sejati yang layak menerima simbol kehormatan tertinggi.
Manfaat praktisnya dalam diplomasi adalah menciptakan kesan "Personal Touch" yang mendalam. Di tengah kaku-nya perundingan ekonomi, kehadiran benda pusaka ini mencairkan suasana dan membangun ikatan emosional antar-pemimpin.
Penyertaan koin tradisi atau Pis Bolong membawa pesan tentang sejarah panjang perdagangan dan keterbukaan Indonesia. Koin ini, yang memiliki lubang di tengahnya, melambangkan konsep Panca Datu atau lima unsur kehidupan yang harmonis. Manfaat dari pemberian ini adalah:
Indonesia dan Korea Selatan memiliki kerja sama pertahanan yang sangat intensif, mulai dari pengembangan jet tempur KF-21 Boramae hingga kapal selam. Keris, sebagai simbol senjata tradisional, menjadi metafora yang tepat untuk memperkuat komitmen kerja sama militer tersebut. Ini menunjukkan bahwa meskipun Indonesia mengedepankan perdamaian, Indonesia tetap menjaga kedaulatannya dengan "senjata" yang tangguh.
| Elemen Hadiah | Manfaat Diplomatik |
|---|---|
| Bilah Keris (Wesi Pura) | Menunjukkan ketegasan dan kedaulatan bangsa Indonesia. |
| Warangka (Sarung Keris) | Menampilkan keindahan seni ukir Bali sebagai daya tarik pariwisata. |
| Pis Bolong (Koin) | Menandakan kesiapan untuk kolaborasi ekonomi yang saling menguntungkan. |
Setiap kali Presiden Prabowo memberikan hadiah budaya, hal itu menjadi sorotan media internasional. Manfaatnya bagi industri kreatif dalam negeri sangat besar:
Korea Selatan sangat menghargai tradisi dan sejarah (seperti terlihat dalam budaya Hanbok dan pedang tradisional mereka). Dengan memberikan Keris Bali, Presiden Prabowo berbicara dalam "bahasa budaya" yang sama dengan masyarakat Korea. Ini menciptakan rasa saling menghormati (mutual respect) yang jauh lebih kuat daripada sekadar kesepakatan di atas kertas.
Manfaat pemberian Keris Bali dan koin tradisi oleh Presiden Prabowo kepada Presiden Korea Selatan mencakup tiga dimensi utama: simbolis (kehormatan dan perlindungan), strategis (penguatan kerja sama pertahanan), dan ekonomi (promosi budaya dan kriya lokal). Melalui diplomasi "benda pusaka" ini, Indonesia berhasil menunjukkan jati dirinya sebagai bangsa yang modern namun tetap berpijak kuat pada akar tradisi yang luhur.
Bagi redaksi masyarakat, langkah diplomasi ini merupakan bukti bahwa kepemimpinan Presiden Prabowo mengedepankan identitas nasional sebagai daya tawar di kancah internasional, memastikan bahwa setiap hubungan bilateral selalu membawa marwah kebudayaan Nusantara.
Unduhan Netflix di Korea Selatan melonjak hingga 136 ribu dalam sepekan setelah konser livestream BTS di Seoul, mencetak rekor baru.
Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan hasil kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan investasi Rp574 triliun.
Prabowo bertemu idol Indonesia Carmen H2H di Korea Selatan, tampil kompak dengan pose finger heart dalam momen diplomasi yang menyita perhatian publik.
Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan membuahkan komitmen investasi besar hingga mencapai Rp574 triliun.
Fenomena layar lebar Korea Selatan, The King’s Warden, terus mencatatkan sejarah baru di industri perfilman negeri ginseng.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved