Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
JAMUAN santap siang kenegaraan di Cheong Wa Dae, Rabu (1/4), menjadi lebih dari sekadar agenda diplomatik. Pertemuan yang diinisiasi Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung itu justru menegaskan arah baru hubungan dengan Indonesia, lebih erat dan berorientasi jangka panjang.
Di hadapan delegasi kedua negara, Presiden Prabowo Subianto menilai pertemuan bilateral yang berlangsung sebelumnya telah menghasilkan kesepakatan yang signifikan. Ia menekankan, hubungan kedua negara kini bergerak ke level yang lebih tinggi, tidak hanya simbolik, tetapi juga strategis.
"Suatu kehormatan besar bagi saya untuk berada di sini setelah diskusi yang sangat produktif dan bermanfaat yang telah kita adakan hari ini. Peningkatan hubungan bilateral kita menjadi kemitraan strategis komprehensif khusus, bersamaan dengan penandatanganan beberapa perjanjian penting, mencerminkan kepercayaan mendalam dan visi bersama yang mengikat kedua negara kita," kata Prabowo seperti dikutip dari siaran pers.
Prabowo juga menyoroti kesamaan historis antara Indonesia dan Korea Selatan. Keduanya, menurut dia, pernah melalui perjuangan panjang untuk meraih kemerdekaan, sebelum kemudian membangun fondasi negara masing-masing.
"Kita memiliki banyak kesamaan dalam sejarah dan kepentingan bersama. Kedua negara kita harus berjuang sangat keras untuk kemerdekaan. Republik Korea telah berhasil dengan sangat baik menjadi negara industri yang sangat maju," tutur Prabowo.
Dalam suasana yang cair, Prabowo turut menyampaikan kekagumannya terhadap kemajuan Korea Selatan, mulai dari disiplin masyarakat hingga etos kerja yang dinilai menjadi kunci keberhasilan negara tersebut.
"Kami mengagumi pencapaian Anda. Kami mengagumi kedisiplinan Anda, kerja keras Anda, dan keinginan Anda untuk selalu mengatasi tantangan. Saya mengerti ada pepatah Korea yang terkenal yang berbunyi seperti ini, 함께 가면 멀리 간다. Kalau pergi bersama, (kita) akan pergi jauh," ucapnya. (Mir/P-3)
Peningkatan status hubungan itu disebut menjadi tonggak penting dalam relasi bilateral kedua negara.
Presiden Prabowo Subianto serta 26 anggota Kabinet Merah Putih yang terdiri dari 14 menteri dan 12 wakil menteri, belum atau terlambat melaporkan harta kekayaannya.
Prabowo mengajak pengusaha Jepang bermitra dengan Danantara di Tokyo, menonjolkan reputasi Indonesia, keamanan investasi, dan lonjakan return aset.
Kerja sama yang diumumkan meliputi sejumlah sektor, antara lain pengembangan proyek hilirisasi berbasis energi bersih.
Kedatangan Prabowo di Tokyo disambut hangat diaspora Indonesia. Momen haru, salaman hingga tanda tangan jadi pengalaman tak terlupakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved