Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Kabar Gembira, Korea Selatan Naikkan Status Hubungan Indonesia

M Ilham Ramadhan Avisena
01/4/2026 17:41
Kabar Gembira, Korea Selatan Naikkan Status Hubungan Indonesia
Presiden Prabowo Subianto (kanan).(Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.)

PRESIDEN Korea Selatan Lee Jae Myung menandai babak baru hubungan dengan Indonesia lewat peningkatan status kemitraan menjadi strategis komprehensif khusus. Momentum itu disampaikan saat jamuan kenegaraan untuk Presiden Prabowo Subianto di Cheong Wa Dae, Rabu (1/4).

Dalam sambutannya, Lee mengaitkan pertemuan tersebut dengan simbol awal baru, musim semi di Korea Selatan dan Idulfitri di Indonesia. Ia juga menyinggung pertemuan sebelumnya dengan Prabowo yang terjadi pada musim gugur tahun lalu.

"Senang sekali bisa bertemu dengan Anda. Saya bertemu Presiden Prabowo pada musim gugur tahun lalu, dan sekarang di musim semi Korea, ketika seluruh alam kembali hidup, dan tepat setelah Lebaran Indonesia, yang menandai awal yang baru, sungguh suatu kehormatan besar dapat menyambut Presiden Prabowo sebagai tamu negara kami," ujar Lee dikutip dari siaran pers.

Peningkatan status hubungan itu disebut menjadi tonggak penting dalam relasi bilateral kedua negara. Lee menekankan bahwa kerja sama tidak hanya akan berlanjut, tetapi juga diperluas ke sektor-sektor strategis seperti pertahanan, ekonomi, inovasi, hingga budaya.

Selain itu, ia memberi perhatian khusus pada peluang investasi, termasuk melalui Danantara Fund yang disebut telah berkembang menjadi dana investasi berskala global. Menurutnya, kolaborasi ekonomi berpotensi semakin dalam seiring dukungan Indonesia terhadap ekspansi perusahaan Korea Selatan.

"Saya juga menantikan kerja sama investasi strategis yang kuat yang dilakukan melalui Danantara, yang telah berkembang menjadi sovereign fund berskala global," ungkapnya.

Di luar sektor ekonomi, Lee juga menyinggung proyek pengembangan pesawat tempur bersama sebagai contoh konkret kerja sama yang sudah berjalan. Ia membuka peluang perluasan kolaborasi ke bidang lain, termasuk maritim dan kecerdasan buatan.

Kesamaan pendekatan kepemimpinan menjadi salah satu faktor yang disebut memperkuat hubungan kedua negara. Lee menilai dirinya dan Prabowo memiliki visi serupa dalam menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama.

"Presiden Prabowo dan saya memiliki banyak kesamaan pandangan, yaitu bahwa kebahagiaan dan kesejahteraan rakyat adalah prioritas utama dalam menjalankan pemerintahan kami," kata Lee.

Lee turut menekankan optimisme terhadap masa depan hubungan Indonesia dan Korea Selatan yang dinilai semakin solid, dengan fondasi kepercayaan dan kepentingan bersama yang terus diperkuat.

"Dengan membangun di atas fondasi ini, saya yakin bahwa persahabatan, kepercayaan, dan kerja sama antara kedua negara kita akan membuahkan hasil yang gemilang. Saya mendoakan Presiden Prabowo kesehatan yang baik, dan saya berharap masa depan di mana Korea dan Indonesia akan bersinar dan makmur bersama," pungkas Lee. (Mir/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya