Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Nama Eks Presiden Zimbabwe Robert Mugabe Muncul dalam Dokumen Terbaru Jeffrey Epstein

Thalatie K Yani
05/2/2026 06:26
Nama Eks Presiden Zimbabwe Robert Mugabe Muncul dalam Dokumen Terbaru Jeffrey Epstein
Dokumen terbaru dari Departemen Kehakiman AS mengungkap komunikasi Jeffrey Epstein yang mencatut nama mantan Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe. (Media Sosial X)

NAMA mendiang mantan Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe, terseret dalam rilis terbaru dokumen terkait Jeffrey Epstein, pemodal asal Amerika Serikat sekaligus pelaku kejahatan seksual yang meninggal di penjara pada 2019. Dokumen tersebut mengungkap adanya upaya Epstein untuk menjalin hubungan finansial dengan Mugabe di tengah sanksi internasional.

Dalam rangkaian email tahun 2015 dengan pengusaha Jepang, Joi Ito, Epstein menyarankan agar mereka mendekati Mugabe untuk menyediakan mata uang baru bagi Zimbabwe. Ide ini muncul setelah dolar Zimbabwe hancur akibat hiperinflasi yang ekstrem.

Dalam pesan dengan subjek "Lahan subur untuk eksplorasi," Joi Ito bertanya apakah Epstein berteman dengan Mugabe. Epstein menjawab: "Tidak, tetapi (saya) bisa dengan mudah menarik perhatiannya, Zimbabwe akan menjadi cawan petri yang hebat, negara itu juga seharusnya indah."

Dugaan Pengelola Kekayaan Tersembunyi

Selain rencana mata uang, dokumen FBI dari tahun 2017 yang ikut dirilis memuat kesaksian tidak terverifikasi dari "sumber rahasia manusia". Sumber tersebut mengklaim Epstein bertindak sebagai manajer kekayaan (wealth manager) untuk Presiden Rusia Vladimir Putin, dan memberikan layanan serupa bagi Robert Mugabe.

Jika klaim ini terbukti benar, hal tersebut menandakan pelanggaran serius terhadap hukum Amerika Serikat. Pasalnya, Mugabe telah berada di bawah sanksi AS sejak 2003, yang melarang warga negara atau perusahaan AS melakukan transaksi finansial dengannya.

Meskipun demikian, pihak FBI belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kredibilitas dokumen tersebut. Perlu dicatat bahwa tercantumnya nama dalam berkas Epstein tidak secara otomatis menunjukkan adanya kesalahan atau tindak kriminal.

Inakurasi dan Bantahan

Keluarga Mugabe belum memberikan tanggapan resmi kepada media. Namun, salah satu sekutu lama Mugabe yang enggan disebutkan namanya meragukan validitas informasi tersebut. Ia menunjuk pada inakurasi dalam korespondensi lain tahun 2012 yang menyebut Mugabe sedang sekarat di Italia, padahal saat itu ia dalam kondisi sehat sekembalinya dari Singapura.

"Inakurasi semacam itu menunjukkan bahwa informasi mengenai Mugabe kemungkinan besar adalah rekayasa," ujar sumber tersebut kepada BBC.

Robert Mugabe meninggal dunia pada September 2019 di usia 95 tahun, dua tahun setelah digulingkan melalui kudeta militer. Sementara itu, Joi Ito telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kepala Media Lab MIT pada 2019 akibat skandal donasi yang ia terima dari Epstein.

Zimbabwe sendiri hingga kini masih berjuang menstabilkan ekonominya. Setelah berbagai kegagalan mata uang, pemerintah saat ini beralih ke mata uang berbasis emas yang disebut ZiG untuk mengatasi dampak inflasi yang ditinggalkan sejak era Mugabe. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik