Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
NAMA mendiang mantan Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe, terseret dalam rilis terbaru dokumen terkait Jeffrey Epstein, pemodal asal Amerika Serikat sekaligus pelaku kejahatan seksual yang meninggal di penjara pada 2019. Dokumen tersebut mengungkap adanya upaya Epstein untuk menjalin hubungan finansial dengan Mugabe di tengah sanksi internasional.
Dalam rangkaian email tahun 2015 dengan pengusaha Jepang, Joi Ito, Epstein menyarankan agar mereka mendekati Mugabe untuk menyediakan mata uang baru bagi Zimbabwe. Ide ini muncul setelah dolar Zimbabwe hancur akibat hiperinflasi yang ekstrem.
Dalam pesan dengan subjek "Lahan subur untuk eksplorasi," Joi Ito bertanya apakah Epstein berteman dengan Mugabe. Epstein menjawab: "Tidak, tetapi (saya) bisa dengan mudah menarik perhatiannya, Zimbabwe akan menjadi cawan petri yang hebat, negara itu juga seharusnya indah."
Selain rencana mata uang, dokumen FBI dari tahun 2017 yang ikut dirilis memuat kesaksian tidak terverifikasi dari "sumber rahasia manusia". Sumber tersebut mengklaim Epstein bertindak sebagai manajer kekayaan (wealth manager) untuk Presiden Rusia Vladimir Putin, dan memberikan layanan serupa bagi Robert Mugabe.
Jika klaim ini terbukti benar, hal tersebut menandakan pelanggaran serius terhadap hukum Amerika Serikat. Pasalnya, Mugabe telah berada di bawah sanksi AS sejak 2003, yang melarang warga negara atau perusahaan AS melakukan transaksi finansial dengannya.
Meskipun demikian, pihak FBI belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kredibilitas dokumen tersebut. Perlu dicatat bahwa tercantumnya nama dalam berkas Epstein tidak secara otomatis menunjukkan adanya kesalahan atau tindak kriminal.
Keluarga Mugabe belum memberikan tanggapan resmi kepada media. Namun, salah satu sekutu lama Mugabe yang enggan disebutkan namanya meragukan validitas informasi tersebut. Ia menunjuk pada inakurasi dalam korespondensi lain tahun 2012 yang menyebut Mugabe sedang sekarat di Italia, padahal saat itu ia dalam kondisi sehat sekembalinya dari Singapura.
"Inakurasi semacam itu menunjukkan bahwa informasi mengenai Mugabe kemungkinan besar adalah rekayasa," ujar sumber tersebut kepada BBC.
Robert Mugabe meninggal dunia pada September 2019 di usia 95 tahun, dua tahun setelah digulingkan melalui kudeta militer. Sementara itu, Joi Ito telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kepala Media Lab MIT pada 2019 akibat skandal donasi yang ia terima dari Epstein.
Zimbabwe sendiri hingga kini masih berjuang menstabilkan ekonominya. Setelah berbagai kegagalan mata uang, pemerintah saat ini beralih ke mata uang berbasis emas yang disebut ZiG untuk mengatasi dampak inflasi yang ditinggalkan sejak era Mugabe. (BBC/Z-2)
Hillary Clinton menuntut transparansi penuh atas file Jeffrey Epstein dan siap bersaksi di depan Kongres.
Sidang Departemen Kehakiman AS terkait berkas Jeffrey Epstein berujung ricuh. Jaksa Agung Pam Bondi bela sensor dokumen di hadapan para korban yang hadir.
Demokrat tuding Jaksa Agung Pam Bondi tutupi berkas Jeffrey Epstein dan jadikan DOJ alat balas dendam Trump.
ANGGOTA keluarga Kerajaan Inggris, Pangeran Andrew Mountbatten-Windsor dilaporkan meninggalkan kediamannya di Kastil Windsor setelah dikaitkan dengan kasus Jeffrey Epstein.
Departemen Kehakiman AS (DOJ) menarik ribuan dokumen kasus Jeffrey Epstein setelah identitas para penyintas bocor akibat kesalahan redaksi yang fatal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved