Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Kronologi Lengkap Pembunuhan Anak Muammar Khadafi, Saif al-Islam Khadafi, di Zintan Libya

Putri Rosmalia Octaviyani
04/2/2026 15:30
Kronologi Lengkap Pembunuhan Anak Muammar Khadafi, Saif al-Islam Khadafi, di Zintan Libya
Anak Muammar Khadafi, Saif Al Islam Khadafi (kiri) saat berkunjung ke Jakarta tahun 2004.(Dok. MI)

SAIF al-Islam Khadafi, putra paling menonjol dari mendiang pemimpin Libya Muammar Khadafi, dilaporkan tewas dalam sebuah operasi senyap yang dilakukan oleh unit komando bersenjata di Kota Zintan, Libya barat, pada Selasa (3/2/2026). Insiden pembunuhan anak Muammar Khadafi ini mengejutkan publik internasional karena Saif selama ini dianggap sebagai figur kunci dalam dinamika politik Libya pasca-revolusi 2011.

Fakta Utama Operasi Zintan:

  • Waktu Kejadian: Selasa, 3 Februari 2026, pukul 14.00 waktu setempat.
  • Lokasi: Kediaman pribadi Saif al-Islam di Zintan, Libya Barat.
  • Pelaku: Empat orang pria bertopeng (unit komando).
  • Modus Operandi: Melumpuhkan kamera CCTV sebelum melakukan penyerangan langsung.

Detik-detik Penyerangan di Kediaman Zintan

Operasi ini digambarkan berlangsung sangat cepat dan profesional. Penasihat politik Saif, Abdullah Othman Abdurrahim, menjelaskan bahwa para penyerang masuk ke area kediaman dengan taktik militer yang terlatih. Mereka terlebih dahulu menonaktifkan seluruh sistem pengawasan (CCTV) untuk menghilangkan jejak digital sebelum merangsek masuk ke dalam rumah.

Sempat terjadi konfrontasi bersenjata di dalam rumah yang mengakibatkan Saif al-Islam tewas di tempat. Selain Saif, dilaporkan terdapat korban luka dari pihak pengawal pribadinya. "Para pelaku bertindak dengan presisi tinggi, menunjukkan bahwa ini adalah pembunuhan terencana," tambah Othman.

Konfirmasi dari Tim Hukum dan Otoritas

Marcel Ceccaldi, pengacara Saif yang berbasis di Prancis, secara resmi mengonfirmasi kematian kliennya kepada kantor berita internasional. Ceccaldi mengungkapkan bahwa Saif sebenarnya telah menerima beberapa peringatan keamanan dalam beberapa hari terakhir, namun ia menolak bantuan tambahan dari milisi suku setempat.

"Dia dibunuh hari ini pukul 14.00 waktu setempat di Zintan di rumahnya oleh empat orang komando," tegas Ceccaldi dalam keterangannya.

Hingga Rabu (4/2/2026), situasi di Zintan dilaporkan masih tegang. Pasukan keamanan lokal telah menutup area di sekitar kediaman Saif sementara tim investigasi dari Kejaksaan Agung Libya mulai mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian.

Dampak Terhadap Peta Politik Libya

Kematian Saif al-Islam Khadafi di tahun 2026 ini dipandang sebagai titik balik besar. Sebagai tokoh yang memiliki dukungan dari loyalis rezim lama dan sempat menyatakan niat untuk maju dalam pemilihan presiden, hilangnya Saif menghapus salah satu poros kekuatan utama di Libya yang saat ini masih terbagi antara pemerintahan di Tripoli dan wilayah timur.

Para pengamat internasional mengkhawatirkan adanya aksi balasan dari kelompok-kelompok yang setia kepada keluarga Khadafi, yang dapat memicu eskalasi kekerasan baru di negara kaya minyak tersebut.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya