Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TETSUYA Yamagami, pria yang melakukan pembunuhan terhadap mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menggunakan senjata api rakitan, resmi dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, Rabu (21/1). Melansir laporan NHK, putusan ini mengakhiri persidangan panjang atas kasus pembunuhan yang mengguncang dunia dan mengubah peta politik Jepang.
Insiden tragis tersebut terjadi pada tahun 2022 saat Shinzo Abe tengah memberikan pidato kampanye di jalanan kota Nara. Yamagami, 45, ditangkap di lokasi kejadian dan kemudian didakwa atas pembunuhan serta pelanggaran undang-undang senjata api.
Jaksa penuntut dalam persidangan ini menyebut pembunuhan tersebut sebagai "insiden yang sangat serius dan belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah pasca-perang," serta menuntut hukuman seumur hidup. Di sisi lain, pengacara Yamagami sempat meminta keringanan hukuman dengan menyoroti kerugian yang dialami keluarga kliennya akibat aktivitas sekte agama tertentu.
Kasus ini menarik perhatian besar publik karena mengungkap hubungan antara tokoh politik Jepang dengan sekte Gereja Unifikasi. Yamagami berdalih menargetkan Abe karena meyakini sang mantan pemimpin memiliki kaitan dengan sekte tersebut, yang ia tuduh telah membangkrutkan keluarganya melalui donasi berlebihan dari ibunya.
Dampaknya, pemerintah Jepang melakukan investigasi mendalam yang berujung pada perintah pembubaran sekte tersebut pada Maret lalu karena terbukti melanggar regulasi terkait tekanan donasi. Skandal ini juga menghantam Partai Demokrat Liberal (LDP) setelah investigasi menunjukkan lebih dari separuh anggota parlemennya memiliki hubungan dengan sekte tersebut.
Shinzo Abe merupakan perdana menteri dengan masa jabatan terlama di Jepang (2006-2007 dan 2012-2020). Ia dikenal karena mengubah postur keamanan Jepang dan memperkuat hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat serta negara-negara sekutu di Pasifik.
Namun, sejak pengunduran diri dan kematiannya, lanskap politik Jepang mengalami ketidakteraturan. LDP yang telah berkuasa hampir terus-menerus selama 30 tahun terakhir menghadapi krisis kepercayaan akibat skandal dana taktis dan inflasi.
Saat ini, Perdana Menteri Sanae Takaichi, yang merupakan didikan Abe, dikabarkan akan segera menggelar pemilu bulan depan. Langkah ini diambil untuk memanfaatkan popularitasnya yang sedang naik sekaligus berupaya membangun kembali citra LDP yang sempat terpuruk pasca-insiden pembunuhan tersebut.
Vonis seumur hidup terhadap Yamagami ini menandai babak akhir dari salah satu peristiwa kriminal paling berdampak dalam sejarah modern Jepang, di negara yang dikenal memiliki aturan senjata api sangat ketat dan tingkat kekerasan senjata yang sangat rendah. (CNN/Z-2)
Pengadilan Jepang vonis penjara seumur hidup bagi Tetsuya Yamagami, pelaku penembakan mantan PM Shinzo Abe. Simak detail motif dendam terhadap Gereja Unifikasi.
Pengadilan Jepang segera menjatuhkan vonis bagi Tetsuya Yamagami, pembunuh mantan PM Shinzo Abe.
Tetsuya Yamagami, tersangka pembunuh Shinzo Abe, menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga mantan PM Jepang dalam persidangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved