Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERGANTIAN tahun menjadi momen istimewa yang kerap dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga dan orang terdekat. Suasana hangat ini biasanya dilengkapi dengan aneka sajian khas yang dipercaya membawa harapan baik di tahun yang baru.
Setiap negara ternyata memiliki tradisi kuliner masing-masing dalam menyambut tahun baru. Melansir dari siaran Almanac, makanan yang dikonsumsi saat perayaan tersebut sering kali sarat makna simbolis. Apa saja? Simak sebagai berikut;
Di Spanyol, masyarakat memiliki kebiasaan menyantap 12 buah anggur tepat saat pergantian tahun, mengikuti 12 kali bunyi lonceng tengah malam. Tradisi ini diyakini dapat menghadirkan keberuntungan sepanjang 12 bulan ke depan jika dilakukan dengan sempurna.
Sementara itu, warga Amerika Serikat bagian selatan merayakan tahun baru dengan hidangan kacang polong hitam dan daging babi yang dipercaya melambangkan rezeki dan keberuntungan.
Skotlandia memiliki tradisi yang lebih meriah melalui festival Hogmanay, yang diisi dengan pawai obor dan pertunjukan bola api raksasa.
Dalam perayaan ini, masyarakat menyantap menu khas seperti haggis, neeps and tatties—olahan sosis berbumbu dari jeroan domba yang disajikan bersama lobak dan kentang—serta black bun, kue buah berbalut pastry, dan shortbread.
Di Jerman dan kalangan Pennsylvania Dutch, sauerkraut menjadi makanan wajib yang disantap saat tahun baru sebagai simbol keberuntungan di masa depan.
Negara-negara Asia pun tak ketinggalan. Di India dan Pakistan, beras menjadi sajian utama karena dianggap melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan.
Tak hanya makanan, sejumlah minuman tradisional juga hadir dalam perayaan tahun baru. Di beberapa wilayah Inggris, Wassail—minuman hangat mirip punch yang namanya berasal dari istilah Gaelik—disajikan sebagai simbol doa kesehatan dan kebaikan.
Versi Skotlandia dari Wassail dikenal sebagai “pint panas” yang diberi campuran rempah-rempah. Minuman ini biasanya diminum bersama sebagai ungkapan harapan baik, sekaligus dibagikan kepada tetangga disertai hadiah kecil.
Sementara itu, di Spanyol, minuman Cava berupa anggur putih bersoda kerap disuguhkan kepada tamu sebagai bagian dari tradisi bersulang menyambut tahun baru. (H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved