Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Arsenal vs Crystal Palace, Adu Ambisi Menuju Empat Besar Piala Liga

Dhika Kusuma Winata
22/12/2025 17:56
Arsenal vs Crystal Palace, Adu Ambisi Menuju Empat Besar Piala Liga
Pelatih Arsenal Mikel Arteta.(Dok. Arsenal)

TIKET terakhir menuju semifinal Piala Liga Inggris 2025/2026 akan ditentukan di Stadion Emirates, Rabu (24/12) dini hari pukul 03.00 WIB. Dua tim London, Arsenal dan Crystal Palace, saling berhadapan untuk melengkapi daftar empat besar.

Arsenal melaju ke perempat final setelah menyingkirkan Port Vale dan Brighton & Hove Albion. Adapun Crystal Palace menjaga asa meraih trofi dengan menyingkirkan Millwall dan secara mengejutkan menumbangkan Liverpool sebagau klub tersukses sepanjang sejarah Piala Liga.

Bagi Arsenal, kompetisi ini memiliki makna tersendiri. Tidak satu pun pemain skuad utama the Gunners saat ini yang pernah merasakan gelar Piala Liga. Dua trofi terakhir diraih pada 1987 dan 1993. Namun, peluang kembali ke Wembley kini terbuka lebar seiring konsistensi mereka menembus fase akhir turnamen dalam beberapa musim terakhir.

Arsenal tercatat mencapai perempat final Piala Liga untuk keempat kalinya dalam enam musim terakhir. Mereka juga sukses melewati fase ini pada musim 2021/2022 dan 2024/2025 meski selalu terhenti di semifinal.

Berkat investasi besar pada bursa transfer musim panas lalu, Arsenal kini memiliki kedalaman skuad yang selama ini menjadi keunggulan Manchester City dan Liverpool.

Laga perempat final kontra Palace datang di tengah momentum positif Arsenal di Liga Primer. Pasukan Mikel Arteta baru saja mengamankan kemenangan 1-0 di kandang Everton yang memastikan mereka memimpin klasemen liga hingga Natal. Kemenangan tersebut memperpanjang tren apik Arsenal menjadi tiga kemenangan beruntun di semua kompetisi.

Performa kandang Arsenal juga menjadi senjata utama. Dari 12 laga kandang musim ini, mereka memenangi 11 di antaranya, termasuk sembilan kemenangan beruntun. Salah satu korban di Emirates ialah Crystal Palace yang takluk dengan selisih satu gol pada Oktober lalu.

Arteta Belum Puas

Pelatih Arsenal Mikel Arteta menegaskan timnya masih perlu belajar mengelola pertandingan meski hasil terus berpihak seperti kemenangan tipis atas Everton. The Gunners dinilainya perlu menjaga konsistensi.

“Kami harus belajar bagaimana menutup pertandingan saat sedang unggul,” kata Arteta.

“Performa dan konsistensi tim memberi saya keyakinan dan kepercayaan diri. Itu sangat sulit dicapai di liga ini, dan fakta bahwa kami bisa terus berada di posisi teratas menunjukkan tim selalu hadir dalam persaingan,” ujarnya.

Sementara itu, Crystal Palace menjaga harapan mereka meraih trofi ketiga dalam rentang 12 bulan setelah sebelumnya menjuarai Piala FA dan Community Shield. Namun, jadwal padat kompetisi domestik dan Eropa mulai menggerus stabilitas tim asuhan Oliver Glasner.

Palace bakal datang ke Emirates dengan catatan tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhir di semua ajang. Dua kekalahan beruntun di Premier League, termasuk kekalahan telak 1-4 dari Leeds United akhir pekan lalu, membuat lini belakang mereka disorot.

Dalam tiga pertandingan terakhir, Palace kebobolan sembilan gol, sebuah catatan yang kontras dengan soliditas mereka sebelumnya.

Rekor pertemuan juga kurang bersahabat bagi Palace. Pada perempat final Piala Liga musim lalu, Arsenal menyingkirkan mereka lewat kemenangan 3-2.

Kondisi Tim

Arsenal masih menghadapi sejumlah kendala kebugaran. Arteta belum dapat menurunkan Max Dowman, Gabriel Magalhaes, Kai Havertz, Cristhian Mosquera, dan Ben White yang masih menjalani pemulihan cedera. Meski memasuki fase krusial turnamen, rotasi diperkirakan tetap dilakukan.

Gabriel Jesus berpeluang tampil sebagai starter untuk pertama kalinya sejak Januari menggantikan Gyokeres. Sejumlah nama lain seperti Eberechi Eze, Noni Madueke, Gabriel Martinelli, dan Myles Lewis-Skelly juga berpeluang mendapat menit bermain. Bahkan, Joshua Nichols bisa kembali diberi kesempatan setelah debutnya di ajang ini musim lalu.

Di kubu tamu, Crystal Palace menghadapi masalah lebih kompleks. Mereka kehilangan Ismaila Sarr yang memperkuat negaranya di Piala Afrika serta Daniel Munoz dan Daichi Kamada yang dibekap cedera.

Beberapa pemain lain seperti Rio Cardines, Cheick Doucoure, Caleb Kporha, dan Chadi Riad juga belum pulih.

Kondisi Jean-Philippe Mateta yang belum sepenuhnya fit membuat Glasner harus berhitung cermat. Penyerang asal Prancis itu berpotensi diistirahatkan dan Christantus Uche disiapkan sebagai alternatif.

Rotasi juga bisa membuka peluang bagi pemain seperti Walter Benitez, Borna Sosa, Jefferson Lerma, dan Jaydee Canvot. (AFP/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya