Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Karya Seni Cokelat Chef Top Prancis Terjual Lebih dari Rp2,1 Miliar dalam Lelang Amal di Paris

Thalatie K Yani
02/12/2025 06:20
Karya Seni Cokelat Chef Top Prancis Terjual Lebih dari Rp2,1 Miliar dalam Lelang Amal di Paris
Lelang amal karya seni cokelat dari chef pastry ternama Prancis berhasil mengumpulkan lebih dari €100.000 untuk membantu anak-anak penderita leukemia. (AFP)

KARYA seni berbahan cokelat buatan para chef pastry paling terkenal di Prancis laku terjual lebih dari 100.000 euro dalam sebuah lelang amal di Paris, Senin (1/12). Acara yang penuh antusiasme ini membuat para penawar terpikat oleh kreativitas para maestro cokelat Prancis.

Lelang tersebut diselenggarakan chef ternama Pierre Hermé dan menghadirkan berbagai karya unik, mulai dari jam cokelat, rangkaian mawar cokelat putih, hingga instalasi besar yang terdiri dari 495 telur cokelat dan satu telur kristal mewah dari Daum. Menurut rumah lelang Artcurial, acara ini berhasil mengumpulkan dana sebesar 108.100 euro (sekitar Rp2,1 miliar), yang seluruhnya disumbangkan untuk yayasan yang mendukung anak-anak penderita leukemia yang dirawat di rumah sakit.

Artcurial menyebut lelang ini sebagai yang pertama di dunia. “Ini benar-benar sebuah yang pertama,” kata juru lelang Arnaud Oliveux kepada AFP.

Sebanyak 25 chef pastry tersohor berpartisipasi, termasuk Pierre Hermé, Patrick Roger, Cyril Lignac, dan Nina Métayer. Selain karya cokelatnya, beberapa chef juga menambahkan pengalaman eksklusif bagi pemenang lelang.

Karya telur cokelat dan kristal buatan Hermé, misalnya, disertai kelas privat membuat makaron bersama sang chef. Sementara itu, patung setinggi dua meter karya Roger dilengkapi sesi mencicipi cokelat bersama sang “chocolatier” maestro. Meski demikian, harga jual masing-masing item tidak diumumkan oleh pihak rumah lelang.

Semua karya tersebut dapat dimakan, namun para chef merancangnya sebagai benda pajangan. Hermé menegaskan karya tersebut lebih dimaksudkan untuk dinikmati secara visual. “Saat Anda melihatnya, Anda bahkan tidak ingin menyentuhnya karena tampilannya begitu memukau,” ujar Oliveux. Ia menggambarkan kreasi pastry tingkat tinggi sebagai “sejenis seni kuliner.”

Dengan minat tinggi dari para kolektor dan pecinta kuliner, lelang ini tidak hanya menampilkan keahlian para chef, tetapi juga menggabungkan seni, kreativitas, dan kepedulian sosial dalam satu acara yang unik. (AFP/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya