Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER pribadi Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan Oktober lalu. Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi kardiovaskular dan abdominal presiden berada dalam keadaan “sangat normal”. Pernyataan itu tertuang dalam memo yang dirilis Gedung Putih pada Senin.
“Pencitraan kardiovaskular Presiden Trump sangat normal. Tidak ada bukti penyempitan arteri yang menghambat aliran darah atau kelainan pada jantung maupun pembuluh darah utama. Ruang jantung berukuran normal, dinding pembuluh tampak halus dan sehat, serta tidak ada tanda-tanda peradangan atau pembekuan. Secara keseluruhan, sistem kardiovaskularnya menunjukkan kesehatan yang sangat baik,” tulis Dr. Sean Barbabella dalam memo tersebut.
Ia juga menegaskan pencitraan abdominal presiden tidak menunjukkan masalah apa pun. “Pencitraan abdominalnya juga sangat normal. Seluruh organ utama tampak sangat sehat dan teraliri darah dengan baik. Semua yang dievaluasi berfungsi dalam batas normal tanpa kekhawatiran akut ataupun kronis,” lanjut memo itu.
Menurut Barbabella, pemeriksaan lanjutan ini dilakukan karena laki-laki dalam rentang usia Trump dinilai mendapatkan manfaat dari evaluasi menyeluruh terhadap kesehatan jantung dan organ dalam.
Trump sebelumnya mengatakan kepada wartawan pada Oktober bahwa ia menjalani MRI di Walter Reed National Military Medical Center. Kunjungan tersebut disebut Gedung Putih sebagai “pemeriksaan rutin tahunan”, meskipun presiden sudah menjalani pemeriksaan fisik tahunannya pada April.
Setelah mengungkap telah menjalani MRI, Trump meminta wartawan menanyakan alasan pemeriksaan itu kepada dokternya. Namun tak ada penjelasan resmi dari Gedung Putih. Pada Minggu, Trump menyatakan bersedia membuka hasil pemeriksaan tersebut, meski ia mengaku tidak mengetahui bagian tubuh mana yang diperiksa saat pemindaian dilakukan.
Pada Juli, Gedung Putih mengumumkan Trump didiagnosis menderita insufisiensi vena kronis. Kondisi ketika katup dalam pembuluh vena tidak berfungsi optimal sehingga darah dapat berkumpul di dalam pembuluh tersebut.
Memo terbaru dari dokternya ini menjadi pernyataan resmi pertama yang merinci hasil pemeriksaan medis presiden sejak kunjungan ke Walter Reed pada Oktober. (CNN/Z-2)
Fasilitas MRI (Magnetic Resonance Imaging) 1.5 Tesla menghadirkan teknologi pencitraan medis dengan hasil diagnostik beresolusi tinggi tanpa paparan radiasi ionisasi.
Berdasarkan data pada 2023, terungkap Kalimantan Barat hanya memiliki dua sistem MRI dengan jumlah penduduk mencapai 5 juta jiwa.
Magnetic Resonance Imaging (MRI) sudah lama menjadi standar emas di dunia medis modern.
Keith McAllister, 61, tewas ketika rantai logam menarik tubuhnya ke arah mesin MRI di Long Island, AS.
Proyek UK Biobank telah memindai 100.000 relawan dengan MRI, X-ray, dan AI, membuka jalan untuk deteksi dini penyakit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved