Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

KBRI Phnom Penh Tangani WNI Pemain Bola yang Menyasar ke Kamboja

Syarief Oebaidillah
21/11/2025 23:08
KBRI Phnom Penh Tangani WNI Pemain Bola yang Menyasar ke Kamboja
Rizki Nur Fadhilah (RNF), asal Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tiba di KBRI Phnom Penh.(Dok.Istimewa)

PADA Rabu ( 19/11) pagi  sekitar pukul 06:00 waktu setempat, Rizki Nur Fadhilah (RNF), asal Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tiba di KBRI Phnom Penh, Kamboja, dalam keadaan sehat jasmani dan rohani. 

Kedatangan RNF ke KBRI Phnom Penh memohon difasilitasi agar dapat kembali ke tanah air setelah keluar dari sindikat penipuan daring tempat dia sebelumnya bekerja.

Pihak KBRI pertama kali menerima laporan dari keluarga RNF melalui Hotline Pelindungan WNI pada 10 November 2025. Namun, minimnya informasi yang didapatkan KBRI menyulitkan proses untuk mencari keberadaan RNF. Pihak KBRI terus menjalin komunikasi dengan keluarga sampai akhirnya RNF tiba secara mandiri di KBRI pagi ini.

Sebagaimana diketahui, pemberitaan mengenai kasus yang menimpa RNF, terutama di media sosial, sempat menarik perhatian banyak pihak. Diberitakan bahwa RNF menerima tawaran sebagai pemain bola di Medan, namun tanpa diketahui sebabnya menyasar sampai ke Kamboja.

Melalui keterangan resmi Duta Besar Indonesia untuk Kamboja, Santo Darmosumarto mengutarakan setelah dilakukan pendalaman oleh pihak KBRI dengan RNF, didapatkan informasi bahwa yang bersangkutan sejak awal mengetahui akan bekerja di Kamboja, namun tidak menginformasikan keluarganya. 

RNF mendapatkan info lowongan pekerjaan melalui media sosial dan selama proses perekrutan tidak mendapatkan tekanan. Tidak terdapat pula kekersan fisik saat dia berada di sindikat penipuan daring di Sihanoukville. "Berbagai kondisi tersebut mengarah pada kesimpulan bahwa RNF tidak terindikasi sebagai korban TPPO," ungkap Dubes Santo.

Dikatakan saat ini, KBRI Phnom Penh sedang mengurus dokumen perjalanan dan berkoordinasi dengan instansi terkait di Kamboja agar RNF dapat segera kembali ke Indonesia. Beberapa pihak di tanah air telah menyampaikan keinginan untuk juga memberikan dukungan bagi upaya kepulangan RNF.

Seiring meningkatnya kasus penipuan lowongan pekerjaan, KBRI Phnom Penh kembali mengimbau seluruh masyarakat Indonesia agar lebih waspada dan berhati-hati terhadap tawaran kerja di luar negeri, terutama yang menjanjikan kerja mudah, gaji besar, dan minim persyaratan.

"Masyarakat Indonesia  kiranya perlu melakukan verifikasi informasi terlebih dahulu sebelum menyebarkan atau mempercayai kabar yang beredar. Manfaatkan saluran informasi resmi dan media terpercaya untuk mendapatkan update tentang isu-isu terkini di Kamboja," kata Dubes Santo.

Ia mengingatkan apabila terdapat WNI di Kamboja yang membutuhkan bantuan, WNI atau keluarga langsung dapat menghubungi Hotline Pelindungan WNI KBRI Phnom Penh di nomor +855 12 813 282. Masyarakat diharapkan berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan KBRI Phnom Penh. (E-2)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya