Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Keluarga Korban Banjir Camp Mystic Gugat Pihak Kamp, Tuding Lalai Lindungi Anak-Anak

Thalatie K Yani
11/11/2025 06:33
Keluarga Korban Banjir Camp Mystic Gugat Pihak Kamp, Tuding Lalai Lindungi Anak-Anak
Camp Mystic, Texas(Fox News)

DELAPAN keluarga korban banjir bandang yang menewaskan enam peserta dan dua pembimbing di Camp Mystic, Texas, resmi menggugat pihak pengelola dan pemilik kamp atas dugaan kelalaian berat (gross negligence). Gugatan tersebut diajukan ke Pengadilan Distrik Travis County dan menuntut ganti rugi lebih dari US$1 juta untuk setiap keluarga.

Gugatan pertama diajukan keluarga lima peserta dan dua pembimbing yang tewas dalam tragedi 4 Juli lalu. Mereka ialah Anna Margaret Bellows, Lila Bonner, Chloe Childress, Molly DeWitt, Katherine Ferruzzo, Lainey Landry, dan Blakely McCrory. Gugatan kedua diajukan keluarga Eloise “Lulu” Peck, peserta berusia 8 tahun yang juga meninggal dalam musibah tersebut.

Kedua gugatan menuding Camp Mystic dan keluarga Eastland, pemilik kamp berusia 99 tahun di Kerr County, Texas, gagal menerapkan prosedur keselamatan memadai meski mengetahui lokasi kamp berada di zona rawan banjir.

“Anak-anak perempuan ini meninggal karena kamp berorientasi keuntungan menomorsatukan profit dibanding keselamatan,” demikian bunyi gugatan keluarga korban. Dokumen itu menyebut Camp Mystic sengaja menempatkan peserta di kabin di tepi Sungai Guadalupe tanpa rencana evakuasi yang sesuai aturan negara bagian.

Protokol Keselamatan

Gugatan juga menuduh pihak kamp tetap memprioritaskan penyelamatan perlengkapan dibanding evakuasi anak-anak saat peringatan badai diterima. “Kamp tidak mengevakuasi peserta dan pembimbing meski air sudah mencapai kabin, sampai pembimbing sendiri yang menuntutnya,” tulis gugatan tersebut.

Sementara itu, keluarga Eloise Peck menuding pengelola kamp lalai memperbarui protokol keselamatan dan tidak mengindahkan peringatan tentang risiko banjir di area tersebut.

Tragedi Camp Mystic terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Texas Hill Country pada dini hari 4 Juli. Air Sungai Guadalupe naik drastis dari tiga kaki menjadi hampir tiga puluh kaki hanya dalam waktu 45 menit, menewaskan sedikitnya 136 orang di wilayah tersebut.

Bantah Tuduhan

Pengacara Camp Mystic, Mikal Watts, membantah tudingan bahwa kamp abai terhadap keselamatan. “Peringatan pertama datang pukul 1.14 pagi di area dengan sinyal seluler terbatas,” ujarnya kepada CNN. “Evakuasi sepuluh kabin berlangsung tertib sebelum pukul 3 pagi.”

Watts juga menekankan bahwa evakuasi di tengah banjir bandang tidak selalu aman. “Jangan membawa anak-anak berusia sembilan tahun ke tengah arus deras, mereka bisa tersapu air,” ujarnya.

Reformasi Keselamatan Kamp

Tragedi ini memicu tuntutan reformasi keselamatan kamp dari para orang tua dan anggota legislatif Texas. Gubernur Greg Abbott kemudian menandatangani undang-undang baru yang mewajibkan pemasangan sistem peringatan banjir di area rawan bencana.

Camp Mystic berencana dibuka kembali sebagian pada musim panas 2026 untuk memperingati 100 tahun berdirinya, meski area di tepi sungai tetap ditutup. (CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya