Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BEKERJA sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur dan Persekutuan Pengakap Malaysia, Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka memperkuat pembinaan Gugusdepan (Gudep) KBRI Kuala Lumpur melalui kegiatan kursus mahir dasar (KMD) bagi 16 pembina Pramuka di Malaysia.
Kolaborasi dengan pemangku kepentingan di negeri jiran tersebut tersebut bagian dari upaya Kwarnas Gerakan Pramuka untuk terus memperluas kiprah pembinaan kepramukaan di luar negeri.
Kegiatan yang digelar di lingkungan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), Sabtu (18/10), itu dihadiri Wakil Duta Besar RI Kuala Lumpur Danang Waskito, Atdikbud KBRI Kuala Lumpur Muhammad Firdaus, dan Ketua Gudep KBRI Kuala Lumpur Joko Satria. Sementara dari Kwarnas hadir Kepala Pusdiklat Yana Septiana, serta dua pelatih nasional yakni Rd Muhammad Iqbal dan Jasmiwarti.
Danang Waskito menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari diplomasi pendidikan dan pembinaan karakter bagi pelajar Indonesia di luar negeri.
“Gerakan Pramuka di Malaysia bukan hanya wadah pembinaan disiplin dan kemandirian, tetapi juga sarana memperkuat identitas kebangsaan bagi anak-anak Indonesia yang jauh dari Tanah Air. Karenanya, kiprah Gerakan Pramuka perlu diperluas bukan hanya penanaman nilai baik bagi peserta didik, tapi perlu kerja sama erat dengan kepanduan setempat, yakni Pengakap Malaysia,” ujar Danang dalam keterangan pers yang disiarkan Minggu (19/10).
Sementara itu, Muhammad Firdaus, selaku Ketua Harian Gudep KBRI Kuala Lumpur, menegaskan pentingnya sinergi antara KBRI, Kwarnas, dan organisasi kepanduan Malaysia dalam menciptakan program yang berkelanjutan dengan mengalokasikan dana khusus untuk Gudep KBRI Kuala Lumpur.
“Kami berkomitmen membantu dan menjaga kegiatan Pramuka di KBRI agar tetap aktif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik Indonesia di Malaysia.” tegasnya.
Peningkatan Kapasitas Pembina
Kegiatan kali ini juga menjadi momentum penguatan kerja sama antara Gerakan Pramuka Indonesia dan Persekutuan Pengakap Malaysia, karena Gudep KBRI Kuala Lumpur senantiasa memenuhi undangan setiap kegiatan jambore di Malaysia. Kolaborasi tersebut meliputi bidang pengembangan anggota muda, pelatihan pembina, kegiatan pengabdian masyarakat, serta partisipasi dalam event kepanduan regional dan global.
Kepala Pusdiklat Kwarnas Yana Septiana menyampaikan Kwarnas siap terus mendukung peningkatan kapasitas pembina Pramuka di luar negeri melalui kursus dan pelatihan. “Kegiatan seperti kursus mahir dasar di KBRI Kuala Lumpur adalah bentuk nyata pembinaan yang tidak berhenti di dalam negeri saja,” ujarnya.
Dengan dukungan penuh KBRI Kuala Lumpur, kegiatan Pramuka di Malaysia kini semakin terstruktur dan memiliki dampak luas bagi pelajar Indonesia yang bersekolah di berbagai daerah di Malaysia. Program ini juga diharapkan menjadi model pengembangan Gerakan Pramuka di negara-negara lain tempat komunitas Indonesia bermukim.
Dalam pernyataannya, Joko Satria yakin penyelenggaraan KMD memberi dampak besar kepada kelangsungan kegiatan kepramukaan di Gudep. “Untuk itu, penyelenggaraan KMD ini menjadi sangat penting untuk melanjutkan kesinambungan pelaksanaan kegiatan-kegiatan kepramukaan di Gudep Pramuka KBRI Kuala Lumpur yang kini memiliki tiga pangkalan latihan dengan jumlah peserta didik 120 orang,” ungkapnya.
Animo peserta didik selain siswa SIKL sangat tinggi, terutama peserta didik di pangkalan SIKL, Gombak, dan An-Nahdloh. Demikian juga dengan Pembina Gudep KBRI Kuala Lumpur yang berjumlah 20 orang, terdiri dari unsur guru SIKL, guru/pengelola Sanggar Bimbingan/PKBM, dan penggiat kepramukaan lainnya.
Kegiatan KMD akan berlangsung selama sepekan dengan dukungan pembiayaan Atdikbud KBRI Kuala Lumpur. Kegiatan serupa telah dilaksanakan pada 2016 . (B-3)
Kak Din sejak menjadi dosen UIN Jakarta dan melanjutkan kuliah di luar negeri tidak aktif lagi di Gudep KH Dahlan.
"Melalui Gerakan Pramuka, kita bisa menciptakan generasi muda yang sehat jasmani, rohani, berdaya saing, serta memiliki keterampilan yang relevan dengan tantangan zaman."
Pemerintah mendukung penuh delegasi Indonesia yang mengikuti kegiatan World Scout Conference 2024 yang ke 43
Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka kukuhkan regu gugus depan pramuka Jeddah
Konferensi Kepanduan Dunia merupakan forum tertinggi yang menjadi wadah bagi 164 organisasi anggota dengan jumlah delegasi dan peninjau mencapai 2.000 orang
Kemenlu RI pastikan tiga WNI ditangkap di Malaysia terkait kasus penyiksaan sesama WNI. KBRI Kuala Lumpur dampingi korban dan koordinasi dengan kepolisian.
Kemenlu dan KBRI Kuala Lumpur telah memfasilitasi pemulangan jenazah WNI ke Kabupaten Humbang Hasundutan.
KBRI Kuala Lumpur menemui empat WNI yang ditembak oleh APMM di Malaysia. Mereka mengakui tidak melakukan perlawanan terhadap APMM.
KEDUTAAN Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur mengatakan, warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penembakan di Malaysia tengah dalam proses autopsi.
Sedangkan untuk 4 WNI luka, lanjut Judha, KBRI mendapatkan informasi bahwa mereka telah mendapatkan perawatan di rumah sakit di Malaysia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved