Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Paus Leo XIV pada Konsistori Publik Biasa pertamanya mengumumkan kanonisasi delapan Beato, termasuk dua sosok muda yang amat dicintai umat: Pier Giorgio Frassati dan Carlo Acutis. Upacara resmi digelar 7 September 2025 di Basilika Santo Petrus.
Pier Giorgio Frassati, pemuda awal abad ke-20 dari Turin, dan Carlo Acutis, “santo digital” abad ke-21, dipandang sebagai teladan iman yang dekat dengan kaum muda. Paus Leo menyebut keduanya “mencintai Kristus dan sesama tanpa syarat.”
Awalnya, Carlo dijadwalkan dikanonisasi pada Yubileum Remaja (27 April) dan Pier Giorgio pada Yubileum Kaum Muda (3 Agustus). Namun, wafatnya Paus Fransiskus pada 21 April sempat menunda prosesi hingga akhirnya dipastikan tetap berlangsung tahun ini.
Lahir di Turin pada 6 April 1901 dari keluarga terpandang, Pier Giorgio memilih jalur insinyur tambang agar bisa melayani kaum pekerja. Ia dikenal sederhana, penuh semangat sosial, dan berani melawan ketidakadilan.
Ia kerap menyumbangkan uang, berjalan kaki agar bisa berbagi, merawat orang sakit, serta mendampingi yatim dan veteran perang. Selain itu, ia setia pada misa, Kitab Suci, rosario, dan menemukan doa dalam hobinya mendaki gunung.
Pier Giorgio meninggal akibat polio yang ditularkan dari orang miskin yang ia rawat, pada 4 Juli 1925, di usia 24 tahun. Ribuan orang hadir di pemakamannya, terutama kaum kecil yang pernah ia bantu.
Paus Yohanes Paulus II membeatifikasinya pada 20 Mei 1990 dengan gelar “Manusia Delapan Sabda Bahagia.” Kini, lewat kanonisasi, ia diangkat menjadi santo, sejajar dengan Carlo Acutis, sebagai simbol bahwa kesucian dapat diraih lewat hidup sehari-hari.
Dengan kanonisasi ini, Gereja Katolik meneguhkan harapan bahwa generasi muda dapat menemukan jalan kekudusan melalui iman dan pelayanan. (Vatican News, frassatiusa.org/Z-10)
Puluhan ribu umat Katolik memadati Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu (7/9), dalam upacara kanonisasi Carlo Acutis dan Pier Giorgio Frassati.
Vatikan, pusat Gereja Katolik di Roma, menetapkan momen bersejarah pada 7 September 2025. Paus Leo XIV mengumumkan kanonisasi dua figur muda Katolik.
Pelajari profil Carlo Acutis, santo milenial pertama yang lahir di London, mati di usia 15 tahun karena leukemia. Bagaimana ia gunakan teknologi untuk iman?
Puluhan ribu umat Katolik memadati Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu (7/9), dalam upacara kanonisasi Carlo Acutis dan Pier Giorgio Frassati.
Vatikan, pusat Gereja Katolik di Roma, menetapkan momen bersejarah pada 7 September 2025. Paus Leo XIV mengumumkan kanonisasi dua figur muda Katolik.
Carlo Acutis, seorang remaja asal London yang dijuluki sebagai Influencer Tuhan karena dedikasi dan keberaniannya, akan diangkat menjadi orang suci pada bulan April mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved