Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH survei terbaru dari Harvard-Harris menunjukkan tren yang mengkhawatirkan terkait sikap politik generasi muda Amerika Serikat (AS).
Hasil jajak pendapat itu mengungkap bahwa 60% Generasi Z, khususnya kelompok usia 18 hingga 24 tahun, menyatakan dukungan mereka terhadap Hamas dibandingkan Israel dalam konflik yang sedang berlangsung di Gaza.
Generasi ini tercatat sebagai satu-satunya kelompok usia yang lebih banyak berpihak pada Hamas, yang secara internasional ditetapkan sebagai organisasi teroris.
Dalam survei daring tersebut, responden ditanya, "Dalam konflik Israel-Hamas, apakah Anda lebih mendukung Israel atau lebih mendukung Hamas?"
Temuan menunjukkan adanya pola pergeseran generasi. Dukungan terhadap Hamas menurun drastis seiring bertambahnya usia, sementara simpati untuk Israel justru meningkat.
Secara keseluruhan, 74% responden dari semua kelompok umur menyatakan berpihak pada Israel, sedangkan 26% lainnya mendukung Hamas.
Survei ini juga menyoroti perbedaan dukungan berdasarkan afiliasi politik. Sebanyak 67% responden dari Partai Demokrat lebih memilih Israel dibandingkan Hamas, sementara di kubu Partai Republik angka dukungan terhadap Israel mencapai 82%.
Selain itu, 58% warga Amerika berpendapat Israel hanya seharusnya menyetujui kesepakatan penyanderaan jika Hamas bersedia meninggalkan Gaza secara permanen.
Beberapa waktu lalu, Hamas menyetujui gencatan senjata terbatas untuk membebaskan lebih dari separuh dari 50 sandera yang masih ditahan, termasuk 10 orang yang diyakini masih hidup.
Kesepakatan ini ditukar dengan gencatan senjata selama 60 hari, sesuai dengan proposal yang diajukan Amerika Serikat dan didukung Israel pada Mei lalu.
Namun, pekan ini pasukan Israel menemukan jenazah dua sandera di Gaza. Belum jelas kapan keduanya tewas.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak tawaran gencatan senjata itu. Dia menegaskan Hamas harus menerima seluruh tuntutan Israel untuk mengakhiri perang, termasuk meninggalkan Jalur Gaza sepenuhnya.
Survei daring ini dilakukan pada 20–21 Agustus dengan melibatkan 2.025 pemilih terdaftar di Amerika Serikat. (New York Post/I-3)
Meski pengetahuan tinggi, sikap menghindari orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) juga sangat tinggi.
AKADEMISI Universitas Nasional (UNAS) Jakarta, Firdaus Syam, mengatakan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin berpotensi jadi matahari baru dalam Pilpres 2029.
SURVEI Indekstat mengungkapkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan angka yang tinggi.
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Survei tersebut menemukan bahwa mayoritas responden (77%) memperkirakan akan tetap bekerja setelah mencapai usia pensiun.
Menurutnya, kepercayaan publik yang sudah terbentuk perlu dijaga agar tidak menurun di tengah dinamika kebijakan dan tantangan pemerintahan.
FENOMENA Generasi Z atau Gen Z lebih memilih menyewa rumah daripada membeli rumah atau properti. Merepons hal itu Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah mengatakan hal serupa terjadi di banyak negara
Tren Analog 2026 melihat Gen Z beralih ke dumb phone untuk kurangi kecemasan dan tingkatkan fokus. Simak alasan lengkapnya di sini.
Samyang Foods Indonesia mengumumkan penyesuaian harga pasokan ritel tahap kedua. Ini dilakukan untuk meningkatkan keterjangkauan dan memperluas akses konsumen.
Motivasi tersebut muncul karena Gen Z belajar dari pengalaman beban finansial atau kesalahan pengelolaan keuangan yang dilakukan generasi orangtua mereka di masa lalu.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan produk BSI Tabungan Umrah sebagai strategi menangkap lonjakan minat beribadah ke Tanah Suci di kalangan generasi milenial dan Gen Z.
DOSEN FISIP Universitas Indonesia (UI) sekaligus pengamat politik, Cecep Hidayat, mengatakan, mengapresiasi gaya komunikasi Sekretariat Kabinet (Setkab) Letkol Teddy Indra Wijaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved