Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENTAGON mengumumkan seluruh 800 personel Garda Nasional telah sepenuhnya dikerahkan ke Washington DC. Pengerahan Garda Nasional itu berdasarkan perintah Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membantu aparat keamanan di Washington DC
Juru Bicara Pentagon Kingsley Wilson mengatakan pasukan tersebut tergabung dalam Joint Task Force DC. Mereka akan membantu Kepolisian Metropolitan Washington dan aparat federal dalam mengamankan monumen, patroli keamanan komunitas, melindungi fasilitas federal, hingga mengatur lalu lintas.
“Mereka akan bertugas hingga situasi hukum dan ketertiban di ibu kota dinyatakan pulih, sesuai penilaian presiden,” ujar Wilson.
Menurut Angkatan Darat AS, misi awal pasukan ini adalah memberikan kehadiran yang terlihat di lokasi-lokasi strategis sebagai upaya pencegahan kejahatan. Mereka tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penangkapan atau penggeledahan, namun dapat menahan sementara seseorang guna mencegah ancaman langsung. Pasukan dibekali perlengkapan pelindung, sementara senjata tetap disimpan di gudang dan hanya digunakan jika diperlukan.
Trump mengumumkan pengerahan ini pada Senin lalu, bersamaan dengan rencana pengambilalihan kendali atas kepolisian kota. Langkah tersebut ia klaim sebagai upaya “mengambil kembali” ibu kota dari ancaman kriminalitas, meski data resmi kepolisian menunjukkan angka kejahatan kekerasan di Washington justru menurun pada 2024 dibandingkan tahun sebelumnya, setelah lonjakan pascapandemi.
Pengerahan Garda Nasional ini mengikuti langkah serupa di Los Angeles, California, untuk meredam kerusuhan yang dipicu razia imigrasi. Kala itu, Trump mengirim Garda Nasional dan Marinir, menjadi presiden pertama sejak 1965 yang melakukannya tanpa persetujuan gubernur negara bagian.
Berbeda dengan negara bagian lain. Garda Nasional di Washington DC memang langsung berada di bawah komando presiden, bukan gubernur. (AFP/Z-2)
Presiden AS Donald Trump resmi umumkan jadwal kunjungan ke Tiongkok untuk bertemu Xi Jinping. Kunjungan pertama dalam 10 tahun ini sempat tertunda akibat krisis Selat Hormuz.
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan Iran agar segera menerima kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
Donald Trump menyebut negosiator Iran takut dibunuh rakyatnya sendiri jika mengaku berunding dengan AS. Di sisi lain, Iran sebut negosiasi adalah kekalahan.
Iran bantah klaim Donald Trump soal negosiasi damai. Dugaan manipulasi pasar mencuat setelah adanya lonjakan trading mencurigakan sebelum klaim Trump di media sosial.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengungkap adanya pesan dari AS melalui perantara. Di sisi lain, PBB peringatkan Lebanon jangan jadi 'Gaza kedua'.
Dua puluh tujuh personel keamanan Meksiko tewas dalam serangan balasan kartel menyusul kematian El Mencho. Presiden Sheinbaum kerahkan pasukan tambahan ke Jalisco
Gubernur Minnesota Tim Walz mengecam keras penembakan perempuan oleh agen ICE. Ia menyiagakan Garda Nasional dan menolak pengerahan pasukan federal ke wilayahnya.
Mahkamah Agung AS menolak otorisasi Presiden Donald Trump untuk mengerahkan Garda Nasional guna melindungi agen ICE di Chicago.
Pemerintah AS menangguhkan sementara semua proses imigrasi warga Afghanistan setelah insiden penembakan dekat Gedung Putih.
Sejumlah pejabat tinggi AS, termasuk Wali Kota Washington DC, pemimpin Senat dan DPR, mengecam penembakan yang melukai dua anggota Garda Nasional.
Dua anggota Garda Nasional ditembak dalam patroli di Washington DC. Polisi menyatakan hanya satu pelaku yang terlibat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved