Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemenlu) Thailand membantah pemberitaan media Kamboja yang menuduh pemerintahan 'Negeri Gajah Putih' tengah mengupayakan pembunuhan terhadap Perdana Menteri Kamboja Hun Manet dan ayahnya, Presiden Senat Kamboja, Hun Sen.
Tidak hanya media Kamboja, Menteri Informasi Kamboja dalam unggahan media sosial juga memuat tuduhan dengan mengutip sumber intelijen asing yang tidak disebutkan namanya. Kemenlu Thailand menyatakan apa yang disampaikan tersebut sebagai tuduhan yang tidak berdasar.
"Kementerian Luar Negeri (Thailand) secara tegas membantah tuduhan yang tidak berdasar ini,” demikian pernyataan resmi yang dirilis pada Selasa (5/8) lalu dan dikutip oleh Sputnik-OANA kemarin.
Sebagai informasi, Thailand dan Kamboja sempat bersitegang akibat perebutan di wilayah perbatasan. Kedua negara bertetangga bahkan sampai harus konfrontasi bersenjata pada 24 Juli disusul saling melancarkan serangan artileri.
Kamboja dilaporkan menggunakan sistem peluncur roket ganda Grad, dan menyasar rakyat sipil di wilayah Thailand, sementara itu Thailand melakukan serangan udara terhadap posisi militer Kamboja. Peristiwa tersebut memakan korban jiwa, termasuk dari kalangan sipil. Angkanya diperkirakan mencapai 43 jiwa.
Untuk meredakan ketegangan, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim yang tengah memegang tongkat keketuaan ASEAN kemudian turun tangan. Ia lalu mengumumkan bahwa Thailand dan Kamboja telah sepakat gencatan senjata tanpa syarat mulai Senin (28/7) tengah malam.
Ketika itu, Pelaksana Tugas Perdana Menteri Thailand Phumtham Wechayachai dan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet hadir dalam pertemuan di Kuala Lumpur, Malaysia.
Sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata, perwakilan kedua negara memulai pembicaraan penyelesaian sengketa perbatasan sejak Senin (4/8) hingga Rabu (6/8). Selanjutnya, menteri pertahanan kedua negara dijadwalkan bertemu pada hari ini.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Guo Jiakun mengatakan pihaknya sudah mengirimkan delegasi untuk menghadiri pertemuan Komite Perbatasan Umum (General Border Committee) antara Kamboja dan Thailand yang berlangsung di Malaysia.
"Sesuai keinginan Kamboja dan Thailand, Tiongkok telah secara aktif menjaga komunikasi yang erat dengan kedua negara, Malaysia, dan negara-negara kawasan lainnya untuk memperkuat gencatan senjata, mendorong komunikasi dan dialog, serta membantu meredakan situasi," ucap Jiakun.
Ia menambahkan, 'Negeri Tirai Bambu' akan terus mendukung ASEAN dalam mendorong perundingan perdamaian, menegakkan posisi yang adil dan setara, dan memainkan peran konstruktif dengan caranya sendiri untuk pemulihan hubungan Kamboja-Thailand.
Selain menggelar kegiatan diplomasi di Malaysia, kedua negara yang bersengketa itu sebelumnya sudah melangsungkan konsultasi informal di Shanghai antara Tiongkok, Kamboja dan Thailand para Rabu (30/7). Sejak itu, tidak ada lagi pertempuran di sepanjang perbatasan.
Di sisi lain, Panglima Angkatan Bersenjata Kerajaan Kamboja Hun Manet mengatakan hingga saat ini masih ada 20 tentara Kamboja yang ditahan militer Thailand. Mereka ditangkap militer Thailand pada Selasa (29/7) lalu. (Dhk/I-1)
Honor meluncurkan Honor 500 Pro Molly edisi ulang tahun ke-20 hasil kolaborasi dengan Pop Mart. Smartphone edisi terbatas ini hadir dengan desain eksklusif, kamera 200MP, dan baterai 8.000mAh.
SEBUAH ledakan hebat mengguncang pabrik baja di wilayah utara Tiongkok pada Minggu (18/1), menewaskan sedikitnya dua orang. Insiden tersebut juga menyebabkan puluhan orang terluka.
Ledakan besar terjadi di pabrik baja Baogang United Steel, Mongolia Dalam, Tiongkok. Dua orang tewas, 84 luka-luka, dan 5 orang masih dinyatakan hilang.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden Xi Jinping umumkan kemitraan strategis baru. Upaya Kanada kurangi ketergantungan pada AS di tengah perang tarif Trump.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
Thailand dan Kamboja sama-sama telah menjatuhkan bom dengan pesawat jet.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved