Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Kajian Amerika Serikat Universitas Indonesia Suzie Sudarman menyoroti sejumlah hal pada hari pertama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjabat.
Salah satunya, Trump berjanji akan membuat executive order atau peraturan presiden soal perbatasan dengan national border emergency dan penyelesaian masalah imigran.
"Langkah selanjutnya meliputi soal perdagangan, makro Ekonomi dan masalah Lingkungan. Trump merancang soal perpajakan eksternal sebagai pelengkap dari perpajakan internal (IRS) untuk menghindarkan pengabaian pajak," kata Suzie dihubungi Media Indonesia, Selasa (21/1).
Dia menambahkan, nantinya akan ada aturan America First Trade Policy untuk melakukan review terhadap kemungkinan negara-negara lain merugikan kebijakan perdagangan Amerika.
"Vietnam saja sudah mulai ditinjau karena dianggap sebagai pintu masuk barang-barang Tiongkok ke Amerika Serikat," sebutnya.
Dia menyebut pemerintah Trump juga menggunakan perspektif strategic competition dan mengejar full spectrum dominance.
"Kata-kata dependency atau ketergantungan itu dianggap sebagai bagian dari kepentingan nasional Amerika. Jadi aturan perekonomian kini menyatu dengan faham geopolitik," ujarnya.
Dosen Universitas Indonesia Suzie Sudarman menegaskan full spectrum dominance itu menyangkut palagan yang bersifat fisik, udara, daratan dan bawah tanah, juga spektrum elektromagnetik dan ruang informasi.
"Pengendalian berarti kebebasan aset kekuatan musuh untuk mengeksploitasi ruang pertempuran sepenuhnya terhalang," paparnya.
Terkait mengganti nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika, Suzie menilai Trump sebagai sosok bully dan erratic atau tidak menentu. Hal ini juga ditinjau dari pernyataannya soal Panama Canal, Greenland, Canada dan the Gulf of Mexico.
Trump juga telah menjanjikan tindakan besar dalam pemerintahan keduanya sebagai Presiden Amerika Serikat. Sehingga dia meminta Pemerintah Indonesia juga mengkaji kebijakan Trump, untuk antisipasi dan mendapatkan solusinya.
"Kita harus bisa menyisir kebijakan Trump yang mana dan yang mampu kita antisipasi serta dicari solusi yang terbaik bagi bangsa. Tanpa menggunakan keahlian untuk menyisir permasalahan kita akan terus membuat kesalahan," lanjutnya.
Sebagai modal, menurutnya Trump tidak akan melihat sejarah tetapi kebijakan pemerintahan akan dipotret sebagai seberapa besar perdagangan dengan Tiongkok dan seberapa dekat dengan Tiongkok.
"Hal ini berbeda dengan India yang dianggap dekat dengan BRICS maupun Quad jadi tidak dimusuhi," pungkasnya. (Z-9)
ANGGOTA Komisi I DPR RI Sukamta menyoroti pernyataan pernyataan kontroversial Donald Trump selepas dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat ke-47.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuding Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menipu negaranya.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) ke-47 Donald Trump menyatakan Amerika Serikat dalam keadaan darurat energi nasional akibat pengeluaran besar-besaran.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump ingin dikenang sebagai sosok pembawa perdamaian dan pemersatu.
Dalam pidatonya pelantikannya di Capitol Rotunda, Washington DC pada Selasa dini hari WIB, Trump menyatakan akan mengganti nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika.
Donald Trump mempertimbangkan beragam opsi intervensi terhadap Iran di tengah eskalasi protes anti-pemerintah yang berujung pada penindasan keras.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan militer AS akan mulai melakukan serangan darat terhadap kartel narkoba sebagai langkah lanjutan dari operasi di laut yang berjalan.
Dalam wawancara terbaru, Presiden AS Donald Trump bicara jujur soal rutinitas medisnya, alasan membenci olahraga, dan klarifikasi soal isu dirinya sering tertidur.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tiba di Kanada untuk melakukan serangkaian pembicaraan diplomatik dalam perjalanan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan pernyataan bahwa dirinya tidak memerlukan persetujuan Kongres untuk melancarkan operasi militer darat terhadap Venezuela
Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump meninjau berbagai persoalan strategis di kawasan Indo-Pasifik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved